Silent Hill: Book of Memories Jadi Sebuah Game Action?

Reading time:
August 23, 2011
silent hill book of memories logo1

Menemukan sebuah game horror yang mampu menampilkan ketakutan secara konsisten memang bukan perkara mudah di industri game. Salah satu yang mampu melakukannya adalah franchise Silent Hill yang dirilis oleh Konami. Sejak kemunculan pertamanya di Playstation dulu, Silent Hill tetap bertahan hingga kini, muncul dalam banyak seri dan merambah hampir semua perangkat gaming yang ada. Namun siapa yang menyangka, jika Konami justru punya rencana lain untuk franchise terbesarnya. Sebuah rencana yang mungkin akan membuat para fans Silent Hill kecewa luar biasa.

Seperti yang kita tahu, Konami punya dua proyek besar untuk Silent Hill. Ada Silent Hill: Downpour, sebuah Silent Hill “klasik” yang tetap menghadirkan horror khas franchise ini dalam setting yang didominasi oleh air. Satunya lagi, adalah Silent Hill: Book of Memories yang direncanakan untuk handheld terbaru Sony, PS Vita. Misteri tentang game ini akhirnya terkuak di ajang Gamescom 2011 kemarin. Jika Anda berharap Book of Memories akan membawa sebuah game Silent Hill yang Anda kenal, bersiaplah untuk gigit jari. Game horror ini berubah menjadi sebuah game action.

silent hill book of memories screenshot

silent hill book of memories screenshot1

silent hill book of memories screenshot2

Silent Hill: Book of Memories ini memang akan dirilis sebagai game yang menjadikan aspek multiplayer sebagai nilai jual utama.  Konami memutuskan untuk mengubah tampilan permainan menjadi isometrik dimana gamer akan melihat karakternya dari sudut pandang atas. Berbeda dengan game Silent Hill pada umumnya, Book of Memories juga akan menghadirkan begitu banyak senjata yang bisa digunakan untuk membasmi setiap musuh yang ada, dari yang ringan hingga yang terberat. Bukan lagi game survival horror, game ini menjelma menjadi sebuah game action yang membawa nama Silent Hill. Unsur RPG juga tampaknya disertakan dimana damage yang dihasilkan kini tampil dalam angka. Tidak percaya? Anda bisa melihat trailer di bawah ini.

Saya pribadi cukup terkejut melihat langkah ekstrim yang dilakukan oleh Konami ini. Walaupun mereka masih memiliki Downpour, namun keputusan untuk merilis genre seperti Book of Memories ini bisa menjadi sebuah kontroversi yang tidak populer di mata para gamer. Apakah kita akan melihat matinya lagi sebuah franchise besar karena sebuah blunder “coba-coba”? Saya hanya bisa berkomentar, “Konami, what the……..”

Source : Kotaku

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…

Gaming

August 13, 2026 - 0

Update SteamOS Tambahkan Support Untuk Steam Frame Wireless Adapter

SteamOS beta update berikan support untuk wireless adapter milik Steam…
August 13, 2026 - 0

Commodore Hidupkan Lagi Joystick Klasik Legendaris TAC-2

Commodore menghidupkan kembali joystick legendaris Suncom TAC-2 dengan desain klasik…
August 13, 2026 - 0

Harga NVIDIA RTX 5060 Ti 16GB Naik Tajam, Kini Nyaris $805

Harga NVIDIA RTX 5060 Ti 16GB kini mencapai US$805, naik…
August 13, 2026 - 0

Stop Killing Games Ikut Gugat Sony Terkait Penghentian Disc

Stop Killing Games mendukung gugatan terhadap Sony di Belanda, terkait…