Dead Space 3 Akan Hadir di Planet Es?

Reading time:
September 27, 2011
deadspace2 2011 02 04 20 24 10 51

Luar angkasa yang gelap, monster Necromorph yang berkeliaran, dan sosok dengan baju besi bergerigi mungkin cukup menggambarkan keseluruhan gameplay Dead Space. Sebagai salah satu pendatang baru di dunia survival-horror, Dead Space harus diakui mampu bersaing dengan baik melawan franchise lawas seperti Resident Evil dan Silent Hill. Bahkan tidak sedikit yang merasa bahwa game horor luar angkasa ini justru mampu tampil lebih menakutkan. Tidak mengherankan jika kedua seri game ini mencapai kesuksesan yang luar biasa.

Gamer tentu menaruh ekspektasi yang luar biasa untuk seri kelanjutannya. Walaupun Electronic Arts tak pernah berkomentar banyak tentangnya, hal ini tidak menyurutkan berbagai rumor yang mengelilingi media. Salah satunya datang dari sumber yang diklaim situs Siliconera, sebagai orang yang terpercaya. Menurut sumber ini, Isaac tak akan lagi bergerak menghadapi horor di gelapnya luar angkasa, tetapi di sebuah planet es bernama Tou Volantis.

deadspace2 2011 02 07 15 09 16 09

Pesawat yang mengangkut Isaac terjatuh dan terdampar di planet ini. Mengira dirinya sebagai satu-satunya korban yang selamat, Isaac berusaha bergerak dan mencapai sebuah stasiun yang sudah ditinggalkan lama. Badai salju yang brutal menghadang, namun tak menyurutkan semangat Isaac untuk terus selamat. Namun, siapa yang mengira jika ia menemukan dirinya tak sendiri. Karakter dari seri pertama, Ellie dan seorang karakter wanita baru bernama Jennifer ternyata berhasil selamat. Namun, ancaman baru sudah siap menemani “kehidupan baru” Isaac, musuh yang kabarnya dinamakan sebagai “The Hive Mind”.

Membawa sebuah franchise ke plot dan setting yang baru memang membawa atmosfer permainan yang lebih fresh, namun tidak selamanya selalu berhasil. Jujur saja, kebijakan EA kali ini cukup membuat saya sedikit bingung. Bukankah kata “Space” di dalam “Dead Space” berarti luar angkasa? Apa lagi arti sebuah “Space” jika Isaac akan menghadapi terornya di atas sebuah planet es, mengingatkan saya kepada setting salah satu franchise third person. Apakah kita perlu mengganti namanya menjadi “Dead Planets”? Well, masih terlalu awal untuk menyimpulkan, semoga saja EA memberikan konfirmasi atas berita yang satu ini.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Ini adalah laptop terbaru dari ASUS yang cantik banget! Bodinya…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…

Gaming

May 18, 2026 - 0

PlayStation 5 Pro Akhirnya Resmi Hadir di Indonesia

Setelah menunggu selama satu setengah tahun lamanya, Sony akhirnya resmikan…
May 14, 2026 - 0

Film Live Action The Legend of Zelda Dipercepat Rilisnya

Nintendo bagikan berita baik, dengan memajukan rilis film live action…
May 14, 2026 - 0

Capcom Jelaskan Posisi Generative AI Dalam Pengembangan Game Mereka

Capcom gunakan generative AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game dan…
May 14, 2026 - 0

Frekuensi Update ARC Raiders Akan Dikurangi Demi Jaga Kualitas Konten

Embark Studios mengubah strategi frekuensi update ARC Raiders menjadi dua…