ABM Investama Menjadi Proyek Implementasi SAP EPM Terbaik
CPM Consulting, anak perusahaan dari BackOffice Associated LLC, merupakan organisasi yang membantu proses implementasi solusi perencanaan dan konsolidasi keuangan di 10 perusahaan di Indonesia dan 50 perusahaan di dunia. Salah satunya adalah ABM Investama yang merupakan anak perusahaan Trakindo dan memiliki lima anak perusahaan. Dengan jumlah perusahaan yang besar, jumlah data yang harus dikonsolidasikan pun banyak. SAP menghadirkan solusi berupa SAP Enterprise Performance Management (EPM). Solusi ini menawarkan bantuan bagi para perusahaan dalam dalam melakukan proses konsolidasi data dan perencanaan bisnis.

Jumat (30/9) lalu, SAP mengadakan acara Customer Appreciation Dinner untuk menyerahkan penghargaan kepada pihak ABM Investama. Dengan bantuan dari CPM Consulting yang memulai kerja sama sejak bulan Maret hingga September 2011, ABM Investama menjadi perusahaan pertama yang berhasil mengimplementasi solusi SAP EPM berbasis netweaver dan menjadi best practice bagi CPM Consulting. Keberhasilan implementasi ini membawa sejumlah keuntungan bagi ABM yang sebelumnya harus meluangkan waktu sekitar empat hari untuk mengonsolidasi dan membuat laporan data perusahaan menggunakan Excel. Kini, proses yang sama dapat diselesaikan hanya dalam waktu 1 atau 2 jam dengan menggunakan solusi dari SAP.
Selain kecepatan proses konsolidasi dan pelaporan, implementasi solusi SAP EPM memberikan berbagai keuntungan lain bagi ABM Investama. Solusi ini membantu ABM dalam melakukan proses intercompany elimination, minority and share of profit computation, dan pelaporan SBU. Willy Adipradhana, Finance Director ABM Investama, mengatakan bahwa dengan solusi SAP EPM, sistem BPC (Business Planning and Consolidation) siap digunakan dan terintegrasi dengan sistem SAP ECC sehingga membuat proses konsolidasi lebih efisien dan akurat.














