Review DRIVER San Francisco: Konsep Baru dari Franchise Lawas

Reading time:
October 20, 2011

Kesimpulan

Driver San Fransisco 71
Worth to play!

Driver San Francisco adalah sebuah game racing yang super unik, hal inilah yang harus diakui terlebih dahulu sebelum Anda menjajal game ini lebih jauh. Berbagai fitur yang Anda temukan di sini sudah pasti akan mengundang banyak pertanyaan, terutama yang berhubungan dengan “kekuatan super” milik Tanner. Anda akan mulai kritis dan berkeberatan dengan berbagai “kegilaan” yang ada di game  ini pada awal-awal permainan. Namun, jika Anda mampu sedikit bersabar, maka saya yakin Anda akan menemukan game ini menyenangkan dan cukup adiktif untuk terus diikuti. Menawarkan tantangan? Tentu saja. Namun jangan berharap akan sesulit sebuah game simulator. Anda akan dengan mudah beradaptasi dengan kontrolnya yang cukup mudah.

Bagi Anda yang berencana untuk memainkan game ini di konsol, Anda akan menemukan kualitas tampilan dan framerate yang sangat maksimal untuk ukuran sebuah konsol. Cut-scene yang dramatis dan detail yang cukup baik di dalam game sudah pasti memanjakan mata Anda. Kendaraan yang beragam, detail di dalam kota, dan lisensi yang dihadirkan di dalamnya membantu memperkuat kualitas sebuah Driver San Francisco. Anda juga sudah pasti akan terserap dalam plotnya begitu mulai memainkan game ini. Tidak mungkin Anda tidak penasaran alasan di balik munculnya “kekuatan super” Tanner dan Jericho secara tiba-tiba. Apa yang sebenarnya terjadi ? Misteri ini hanya bisa terjawab jika Anda mampu menyelesaikan game ini.

Kelebihan

Driver San Fransisco 59
Mengapa Tanner mampu melakukan ini semua?
  • Visualisasi dan Detail yang ditampilkan dengan baik
  • Framerate tinggi untuk versi konsol
  • Keunikan gameplay
  • Plot yang mengundang rasa penasaran

Kekurangan

Driver San Fransisco 128
Seberapa keras pun Anda mencoba, tidak akan ada penduduk yang tertabrak
  • Miskin Tantangan
  • Kemampuan upgrade yang minim
  • Misi yang terkesan repetitif
  • Penduduk Kota “Super” yang tidak bisa ditabrak

Cocok untuk gamer: Penggemar game balap dengan kontrol yang mudah, yang butuh game menyenangkan untuk menghabiskan waktu.

Tidak cocok untuk gamer: Balap simulator, gameplay balap yang konvensional.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…