ARM Hadirkan Developement Toolkit Untuk Android!

Reading time:
November 29, 2011

Pasar digital milik Android, yaitu Android Market, saat ini terus mengalami peningkatan yang signifikan dengan hadirnya beragam macam aplikasi yang dikembangkan oleh para pengembang. Hal tersebut ternyata membuat ARM tertarik untuk menghadirkan sebuah development toolkit.

ARM DS 5 Community Edition

Software yang dikembangkan oleh ARM tersebut dinamakan Development Studio 5 (DS-5) Community Edition (CE). Para pengembang aplikasi untuk Android nantinya dapat merancang sebuah aplikasi yang diklaim dapat berjalan empat kali lebih cepat dibandingkan dengan Java code pada Android. Bahkan software DS-5 CE ini memiliki kinerja yang lebih baik dan efisien dibandingkan dengan software pengembang lain seperti SDK dan NDK. Adapun software DS-5 CE dapat di download secara gratis melalui website resmi ARM.

Saat ini, ARM cukup identik sebagai perusahaan yang selalu berfokus pada pengembangan prosesor untuk perangkat gadget, seperti smartphone dan juga tablet. Dengan terciptanya software DS-5 CE ini, tampaknya ARM cukup peduli dengan para pengembang aplikasi yang selalu menghadapi beragam kesulitan didalam merancang sebuah aplikasi untuk Android. ARM berharap agar software DS-5 CE ini menjadi satu alternatif oleh para pengembang agar lebih mudah dalam merancang sebuah aplikasi untuk Android.

John Carnish, selaku wakil presiden eksekutif dan general manajer ARM, mengutarakan, “ARM DS-5 CE menawarkan segala kemudahan yang dapat digunakan oleh para pengembang untuk melakukan proses debugging dan mengoptimalkan kode C/C++. Hal ini tentunya membuat para pengembang dapat menciptakan sebuah aplikasi yang memiliki fungsi dan kinerja yang sepadan dengan perangkat gadget smartphone atau tablet yang menggunakan prosesor dari ARM”.

Salah satu fitur dari software DS-5 CE yang menjadi andalan adalah ARM Streamline Performance Analyzer, yang berguna untuk memperoleh informasi pada performa sistemnya dan memudahkan para pengembang untuk melakukan pemeriksaan masalah pada kode-kodenya. Hal tersebut membuat efisiensi waktu dan tenaga dari para pengembangnya. Untuk dukungan fitur Streamline tersebut dapat ditambahkan dengan driver open source dari Linaro.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…