Kompilasi Dongeng Klasik dalam Puss in Boots

Reading time:
November 26, 2011

Ini bukan kisah mengenai “kucing bersepatu boot” yang legendaris dari Prancis karya Charles Perrault. Ini adalah kisah mengenai salah satu karakter yang diciptakan bersama Shrek dan kawan-kawan yang beraksi bersama di franchise Shrek. Setelah kisah final Shrek dkk dalam Shrek Forever After berakhir, DreamWorks sudah siap dengan proyek selanjutnya, yaitu spinoff dari franchise ini dengan menghadirkan petualangan Puss.

puss in boots poster

Petualangan Puss (atau dikenal juga dengan nama Puss in Boots) (Antonio Banderas) kali ini tidak terkait sama sekali dengan petualangannya di franchise Shrek. Di film ini, cerita mengambil latar waktu jauh sebelum Puss bertemu Shrek dkk. Puss merupakan buronan di kampung halamannya, San Ricardo, atas sebuah kejadian yang pernah dilakukannya di masa lalu. Tak disangka, setelah bertahun-tahun berusaha lari dari masa lalunya yang kelam, Puss bertemu kembali dengan sahabat kecilnya, Humpty Dumpty (Zach Galifianakis). Humpty kembali untuk mengajak Puss berburu buncis ajaib yang dapat mengantar mereka ke kerajaan raksasa untuk mengambil telur milik angsa emas. Mimpi yang tampak seperti mitos tersebut telah menjadi cita-cita tertinggi Humpty dan Puss ketika mereka masih sama-sama tinggal di panti asuhan. Walaupun di awal Puss sempat menolak tawaran tersebut, akhirnya ia setuju untuk kembali berpartner bersama sahabat lamanya. Bekerja sama pula dengan Kitty Softpaws (Salma Hayek), mereka pun memulai petualangan mencari buncis ajaib untuk bisa membawa pulang telur dari angsa emas raksasa.

PIB4

Diambil dari Dongeng Klasik

Film animasi memang biasanya ditargetkan untuk anak-anak, termasuk film ini. Puss in Boots bisa dikatakan sebagai film yang mengompilasikan beberapa dongeng klasik yang biasa didongengkan orangtua kepada anak-anaknya sebelum waktu tidur. Penulis cerita film ini mempertemukan Puss dengan karakter-karakter klasik, seperti Humpty Dumpty, Jack dan Jill, serta Jack (and the Beanstalk). Bahkan, film ini mengambil kisah petualangan Jack dan Buncis Ajaib sebagai plot utama. Tentunya, kisah klasik tersebut tidak diadaptasi mentah-mentah, melainkan dimodifikasi, mendapatkan banyak tambahan yang semakin membuat film ini terlihat “berwarna”.

PIB2

Dari sisi plot dan karakter-karakter yang ada, film ini memberikan hiburan yang totally fresh. Bintang-bintang yang mengisi suara karakter-karakter tersebut berhasil membuat karakter-karakter tersebut seakan memiliki “nyawa”. Sebagai salah satu karakter favorit di franchise Shrek, Puss tidak kehilangan pamornya di film ini. Bahkan, karakternya menjadi semakin kuat karena ada beberapa bagian yang menceritakan kisah hidup Puss sejak kecil.

Selain dari plot dan karakter yang ada, film ini juga berhasil menyuguhkan humor yang menggelitik, walau beberapa ada yang tidak berjalan mulus karena dapat dikategorikan sebagai internal joke. Untuk urusan animasi, kita bisa mengandalkan DreamWorks! Tanpa kacamata 3D, animasi ini pun dapat dinikmati dengan sangat baik. Namun, jika Anda ingin mendapatkan sensasi yang lebih “nyata”, Anda bisa menyaksikan film ini dalam format 3D. Anda pun bisa melihat Puss beraksi: melompat, beradu pedang, bahkan berdansa dengan tampilan yang lebih memukau. Pencinta franchise Shrek? Silakan sempatkan diri untuk menyaksikan spinoff-nya kali ini.

Tanggal rilis:
25 November 2011

Genre:
animasi

Durasi:
90 menit

Sutradara:
Chris Miller

Pemain:
Antonio Banderas, Salma Hayek, Zack Galifianakis, Billy Bob Thornton, Amy Sedaris

Studio:
Dreamworks Animation

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 28, 2026 - 0

ASRock Masuk Arena QD-OLED dengan Monitor Gaming 2K 240Hz

ASRock meluncurkan monitor gaming Phantom Gaming PGO27QSA dengan panel QD-OLED…
July 28, 2026 - 0

Meccha Chameleon Terancam Serangan Malware via Steam Workshop

Malware kembali ditemukan di Steam Workshop melalui custom map untuk…
July 28, 2026 - 0

Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Akan Tingkatkan Performa Mobile Gaming

Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dikabarkan membawa AI…
July 28, 2026 - 0

Komunitas PlayStation Kembali Lancarkan Boikot Guna Protes Kebijakan Sony

Komunitas gamer menggelar PlayStation Blackout sebagai bentuk protes terhadap rencana…