Review Xigmatek Colloseum: Heatsink dengan Bentuk Unik

Reading time:
November 14, 2011
Xigmatek Colloseum 13

Colloseum merupakan bangunan megah yang berada di Roma, Italia. Bangunan berbentuk elips yang dibangun oleh kerajaan Roma ini dapat dikatakan sebagai salah satu karya arsitektur terbaik yang pernah dibangun pada saatnya. Kali ini Xigmatek membuat heatsink berbentuk elips yang diberi nama Colloseum. Uniknya, heatsink ini tidak lagi menggunakan teknologi H.D.T yang menjadi ciri khas heatsink Xigmatek sebelumnya. Akankah performa yang ditawarkan segagah nama Colloseum yang diusungnya? Simak artikel berikut!

Kemasan dan Paket PenjualanXigmatek Colloseum 1

Pada kemasan luar, Anda dapat mengintip ke dalam untuk melihat sekilas bentuk dari Xigmatek Colloseum. Selain itu terdapat beberapa penjelasan mengenai spesifikasi heatsink ini dan juga kompatibilitas socket prosesor yang didukung.

Xigmatek Colloseum 2

Beberapa perlengkapan yang akan Anda dapatkan dalam paket penjualan, antara lain:

  • Intel Mounting Set (LGA 775, 115x, dan 1366)
  • AMD Mounting Set (AM2+/AM3)
  • Backplate Universal
  • Plastik aksesoris (berisi part untuk mounting)
  • Thermalpaste
  • Buku manual
Xigmatek Colloseum 3

Inilah penampakan Xigmatek Colloseum dilihat dari samping. Bentuknya yang benar-benar menyerupai bangunan Colloseum dari Italia dan heatpipe besar yang menonjol membuatnya tampak unik dan kokoh.

Xigmatek Colloseum 4

Awalnya kami sempat bingung akan keberadaan 4mur yang hilang ini, dan setelah kami lihat-lihat ternyata mur tersebut dipisah dalam kotak aksesori. Mur yang belum terpasang ini memudahkan kami untuk memasang heatsink ini ke motherboard karena untuk mengunci heatsink ini, kipas tersebut harus dilepas terlebih dahulu.

Xigmatek Colloseum 5

5 buah heatpipe yg besar ini siap menjalankan tugasnya untuk menyalurkan panas yg ada ke sirip-sirip aluminium pada heatsink ini. Dengan heatpipe yang banyak ini kami berharap kinerja pendinginannya akan mengimbangi nama besar yang diusungnya.

Xigmatek Colloseum 6

Heatsink ini memiliki rongga kosong pada bagian tengahnya sebagai tempat kipas. Terlihat pada gambar berikut ketika kipas bawaan-nya terpisah dari heatsink. Kipas bawaan heatsink ini memiliki lampu LED yang berwarna biru pada keempat sudutnya.

Xigmatek Colloseum 7

Kali ini Xigmatek tidak menerapkan base dengan H.D.T. yang merupakan ciri khas Xigmatek. Terlihat Xigmatek memberikan tembaga tambahan sebagai penyalur panas ke heatpipe yang mengadopsi mirror-finish.

Xigmatek Colloseum 8

Terdapat 2 jenis mounting yang disediakan Xigmatek untuk Colloseum ini, yaitu mounting untuk AMD yang mendukung socket AM2+/AM3 dan mounting untuk Intel yg mendukung socket LGA 775, 115x, dan 1366. Metode pengunciannya sendiri sangat mudah karena sudah menggunakan thumbscrew sehingga dapat dipasang tanpa menggunakan obeng sekalipun.

Xigmatek Colloseum 9

Setelah meletakkan heatsink di atas prosesor, Anda dapat mengunci kedua mur yang tersedia agar heatsink terpasang dengan kencang pada tempatnya. Saran kami adalah agar Anda tidak mengunci mur tersebut terlalu kencang karena dapat membuat motherboard Anda melengkung.

Xigmatek Colloseum 10

Setelah mengunci heatsink pada tempatnya, Anda dapat meletakkan kipas kembali pada tempatnya disertain pengencangan 4 buah mur di bagian atas agar kipas tersebut tidak lepas selama pemakaian.

Xigmatek Colloseum 11

Entah hal ini terjadi karena kesalahan desain atau kebetulan saja, saat kami memasang dan mengunci fan pada tempatnya, sebuah LED pada kipas menempel langsung pada mur pengunci heatsink sehingga menyebabkan LED tersebut menjadi tidak menyala karena kemungkinan short yang terjadi. Kami sempat mencoba kipas tersebut dengan orientasi yang berbeda namun tetap saja salah satu LED akan menempel dengan mur pengunci heatsink tersebut.

Xigmatek Colloseum 12

Heatsink Xigmatek ini tampak gagah layaknya gedung Colloseum pada motherboard. Sekeliling heatsink ini tampak lega karena fan yang tersimpan dengan rapi di bagian tengah heatsink.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…