Review Xigmatek Colloseum: Heatsink dengan Bentuk Unik

Reading time:
November 14, 2011

Spesifikasi Teknis

Colloseum Measurement
*klik untuk memperbesar
Colloseum Spec1

Spesifikasi Fan

Colloseum Spec2

Platform Pengujian

Berikut Testbed yang kami gunakan selama pengujian:

  • Processor: Intel Core i7 930 (2.8Ghz, 8MB Cache)
  • Motherboard: MSI Big Bang X-Power (Intel X58 Chipset)
  • Memory: 3x2GB DDR3 Kingston Hyper-X Blu 1600Mhz KHX1600C9D3B1K2
  • Graphics Card: Digital Alliance 8600GT 256MB GDDR3
  • Storage: Western Digital Caviar Black 500GB (32MB Cache)
  • Power Supply: Antec True Power Quattro 1200W
  • Thermal Paste: Artic Cooling MX-2

MetodaPengujian

Untuk melihat kemampuan heatsink ini dalam mendinginkan prosesor, kami akan melakukan pengujian dengan 2 kondisi system yaitu default dan overclock, dengan rincian sebagai berikut:

1. Default
Sistem berjalan pada kecepatan default dengan voltase yang sudah kami tentukan yaitu VCore sebesar 1.2v, VTT 1.2v, VDimm 1.65v.

2. Overclocked
Sistem akan dijalankan pada kecepatan 3.8Ghz dengan VCore dan VTT yang telah dinaikkan ke 1.3v, sedangkan VDimm tetap di 1.65v.

Adapun software yang digunakan untuk mendukung pengujian kami antara lain:

  • Linpack 0.6.4 – Aplikasi yang kami gunakan untuk member beban kerja kepada prosesor. Dengan aplikasi ini, kami juga sekaligus membebani Memory Controller pada prosesor dengan mengatur agar Linpack memenuhi penggunaan memory sebanyak 4196MB selama 5 putaran penuh.
  • Core Temp 0.99.8 – Aplikasi yang digunakan untuk memantau suhu maksimum dan minimum prosesor selama pengujian.

Selain itu, thermalpaste kami aplikasikan pada bagian dasar (base) heatsink dengan cara diratakanseperti yang terlihat pada gambar berikut:

Thermalpaste

Pengujian ini kami lakukan pada ruangan tertutup dengan suhu ruangan yang terjaga dalam rentang suhu 26.0 – 27.0 derajat celcius untuk menjaga agar hasil pengujian tidak bervariatif.

Agar lebih menarik, kami akan menampilkan log suhu selama pengujian berlangsung sehingga para pembaca dapat melakukan komparasi peningkatan suhu dari waktu ke waktu. Suhu prosesor akan di record selama prosesor terbebani penuh (full load) dengan aplikasi Linpack 0.6.4 ditambah suhu yang direcord selama 2 menit setelah pengujian selesai (idle).

HasilPengujian

Profile 1 (Default)

Processor @133 x 22 (2926 Mhz), Turbo Boost Enabled
Memory DDR3 @1600Mhz, CL9-9-9-24 1T
VCore 1.2v, VTT 1.2v, VDimm 1.65v

CPU Default2
*klik untuk memperbesar
Default Temperature Log2
*klik untuk memperbesar
Def MM Chart1
*klik untuk memperbesar

Profile 2 (Overclocked)

Processor @181 x 21 (3801 Mhz), Turbo Boost Disabled
Memory DDR3 @1810Mhz, CL9-11-9-24 1T
VCore 1.3v, VTT 1.3v, VDimm 1.65v

CPU OC2
*klik untuk memperbesar
OC Temperature Log2
*klik untuk memperbesar
OC MM Chart1
*klik untuk memperbesar

Sepertinya penggunaan base yang berbeda dengan sistem H.D.T ciri khas Xigmatek tidak berdampak banyak pada performa heatsink ini. Dari hasil pengujian kami, performa Xigmatek Colloseum agak tertinggal baik dalam keadaan default maupun keadaan sistem ter-overclock. Dalam kondisi idle, heatsink memang menjaga suhu berada dikisaran yang mirip dengan heatsink lain. Namun ketika diberi beban penuh (full load), performa Colloseum ini hanya mampu bertahan pada suhu 66 derajat pada saat default dan 87 derajat pada system yang ter-overclock.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…