Mengendalikan Mimpi untuk Mengasah Kemampuan

Reading time:
December 22, 2011

Selama ini, manusia bermimpi tanpa dapat mengendalikannya. Mimpi-mimpi yang dialami manusia biasanya berasal dari pengalaman-pengalaman yang dialami atau wujud dari perasaan yang ada di alam bawah sadar. Tidak ada yang bisa mengendalikan mimpi. Kenyataannya seperti itu.

Maka, menjadi hal yang sangat menarik ketika film Inception muncul, menawarkan surealisme yang membuat penontonnya terhenyak sejenak dan berangan-angan: andai saja mimpi memang bisa dikendalikan.

inc4100

Ide ini mendorong para peneliti untuk mengembangkan teknik pengendalian mimpi untuk melatih manusia mendapatkan sebuah pengalaman baru yang membuatnya memiliki kinerja dan kualitas yang lebih baik di kehidupan keseharian. Para peneliti dari Universitas Yale menemukan fakta bahwa orang-orang yang masuk kategori “lucid dreamer”—orang yang memiliki kemampuan untuk menyadari bahwa dirinya sedang bermimpi, memiliki kemampuan untuk mempelajari keahlian atau ketrampilan baru di mimpi mereka. Sebuah tim sedang menggodok ide tentang melatih manusia untuk mengendalikan mimpi mereka.

Woman Sleeping

Penelitian terbaru menyatakan bahwa sebenarnya manusia dapat menggunakan mimpi sebagai alat untuk belajar. Dengan mengendalikan mimpi, memungkinkan manusia untuk belajar dan berlatih—walaupun tidak seperti berlatih bermain biola sambil tertidur. Para “lucid dreamer” dapat mengontrol sebuah area di otak mereka untuk aktif dan “berlatih” ketika dalam keadaan tidur. Para peneliti dari Universitas Yale menemukan bahwa para “lucid dreamer” menunjukkan kemampuan yang baik dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat “menebak”. Menurut sebuah penelitian di New Scientist minggu ini, kemampuan ini dirancang untuk menguji bagian otak yang penting yang mengendalikan pengambilan keputusan secara emosional dan interaksi sosial.

Peter Morgan dan tim dari Universitas Yale saat ini sedang bekerja keras untuk melatih manusia menggunakan mimpi. Dengan kemampuan ini, Morgan berharap dapat meningkatkan kontrol sosial dan kemampuan pengambilan keputusan dalam diri setiap individu. “Kami tahu bahwa dengan melibatkan sirkuit yang ada di otak, kami dapat mengubah arsitekturnya,” ujar Morgan.

Sebuah studi yang dipimpin oleh Daniel Erlacher dari Universitas Bern membuktikan bahwa “lucid dreamer” yang berlatih melempar koin ke dalam gelas di mimpi mereka memiliki kemampuan dan kinerja yang lebih baik ketika menjalani kegiatan harian mereka.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…

Gaming

August 1, 2026 - 0

Sony Pastikan Pasokan Chip PlayStation Aman di Tengah Krisis Komponen

Sony pastikan pasokan chip untuk tahun fiskal ini aman, supaya…
August 1, 2026 - 0

Zelda: Ocarina of Time Berhasil Berjalan Native di iPadOS

Developer memanfaatkan AI untuk membawa Zelda: Ocarina of Time berjalan…
August 1, 2026 - 0

Steam Machine Tambahkan Support AMD FSR 4.1 Demi Tingkatkan Kualitas Visual

Valve menghadirkan FSR 4.1 ke Steam Machine, teknologi visual AMD…
July 31, 2026 - 0

Clair Obscur Versi Switch 2 Sulit Terwujud Akibat Gunakan Unreal Engine 5

Sandfall menyebut Unreal Engine 5 bantu mewujudkan Clair Obscur: Expedition…