Sistem Operasi Bajakan Hantui Notebook dengan Merek Ternama

Author
Deliusno
Reading time:
December 9, 2011
microsoft logo1

Beberapa waktu lalu, Pemerintah Indonesia meluncurkan sebuah kampanye yang bertujuan untuk memberantas pembajakan di dunia industri kreatif. Hal tersebut disambut baik oleh Microsoft. Untuk mendukung hal tersebut, Microsoft melakukan serangkaian kegiatan mystery shopper untuk melakukan verifikasi terhadap penginstallan software ilegal maupun dealer-dealer tidak jujur mulai tanggal 1 Desember 2011 lalu.

Apa hasil yang diperoleh oleh Microsoft setelah selesai melakukan penyidikan? Ternyata ada beberapa hal yang cukup mencengangkan. Ada beberapa dealer menginstal software bajakan pada komputer baik pada merek-merek lokal maupun merek-merek terkenal. Bahkan, penemuan penyidik yang terbaru mendapati dealer komputer di Gajah Mada Plaza telah menjual laptop merek terkemuka yang di-instal dengan software bajakan! Parahnya lagi banyak konsumen yang tertipu dengan hal tersebut. Mengapa? Konsumen tersebut tidak pernah menyangka kalau notebook atau PC dengan merek terkenal menggunakan software bajakan!

Menurut Microsoft, para dealer yang menawarkan komputer dengan software bajakan tidak hanya menciptakan risiko persaingan tidak adil bagi dealer-dealer komputer yang dengan jujur menjual software asli. Namun, mereka juga menempatkan bisnis mereka pada posisi yang sangat berisiko terhadap penegakan hukum oleh pihak berwenang yang mulai menekan tingkat penggunaan software bajakan di kalangan bisnis.

Apa tindakan Microsoft setelah menemukan beberapa fakta tersebut? Tindakan hukum telah diambil oleh Microsoft melalui pengacara yang ditunjuk oleh bagian Legal Corporate Affairs terhadap dealer-dealer komputer yang diketahui telah menjual komputer baru dengan software bajakan. Hard-disk loading adalah salah satu bentuk pembajakan software yang terjadi ketika toko komputer atau gerai eceran menawarkan loading dan penginstalan software palsu atau bajakan kepada pelanggan yang ingin membeli komputer baru. Di Indonesia, setiap perusahaan maupun perorangan yang diketahui melanggar hak atas kekayaan intelektual dapat dijatuhi hukuman penjara maksimal 7 tahun dan denda hingga Rp 5 miliar.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…

Gaming

August 17, 2026 - 0

APU PS5 Bekas Bitcoin Mining Disulap Jadi Steam Machine

APU PS5 yang sebelumnya dimodifikasi untuk Bitcoin mining berhasil disulap…
August 17, 2026 - 0

Razer Luncurkan Artisan Keycap Limited Edition Berbentuk Ular Berkepala Tiga

Razer meluncurkan artisan keycap edisi terbatas berbentuk ular berkepala tiga,…
August 17, 2026 - 0

Produsen Memori Asal China Kembangkan DDR5 Dengan Performa Gaming Tinggi

Memori DDR5 baru dari pabrikan CXMT asal China berpotensi meningkatkan…
August 17, 2026 - 0

Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Perlihatkan Performa Gaming Mobile Tinggi

Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro mencetak 4,83 juta poin…