AMD Athlon II X4 631 vs Intel Pentium G 840: Pertarungan Prosesor Murah

Reading time:
February 7, 2012

Seru dan Sengit

Kami sengaja hanya mengetes kedua prosesor ini dalam kondisi standar karena skenario inilah yang akan ditemui oleh pengguna awam. Tak banyak pengguna awam yang ingin meng-overclock prosesor mereka. Pengujian didasarkan atas kondisi “out of the box”, di mana prosesor berjalan di kondisi default dan pengguna tidak melakukan tweaking apa pun.

Performa software umum menampilkan hasil yang cukup beragam. AMS Athlon II X4 631 unggul di aplikasi yang benar-benar bisa memanfaatkan keempat core secara penuh. Sementara itu, Pentium G 840 unggul saat menggunakan aplikasi yang lebih menyukai performa per core. Melihat hasil yang kami peroleh, keduanya bisa dinyatakan berimbang. Jadi, pilihan jatuh ke tangan Anda. Jenis aplikasi apa yang sering Anda gunakan?

Performa gaming menunjukkan bahwa gaming secara umum memang membutuhkan core dalam jumlah banyak. Efisiensi core di Pentium G 840 dan kecepatannya yang lebih tinggi pun tidak membuatnya mampu mengalahkan Athlon II X4 631. Akan tetapi, perbedaan performanya memang tidak terpaut jauh.

Pengujian Konsumsi daya jelas akan berpihak ke prosesor yang TDP-nya lebih rendah. Sebenarnya cukup unik melihat Pentium G 840 mampu bersaing dengan Athlon II X4 631 dengan menggunakan konsumsi daya sekitar 30% lebih rendah.

Kesimpulan

Kali ini kami harus mengakui bahwa tidak ada kesimpulan yang mutlak. Pada awalnya, kami sudah menentukan pemenang pertarungan ini. Akan tetapi, ada satu hal yang mengganjal.

Pilihan upgrade adalah hal yang membuat kami tidak bisa menyatakan bahwa Athlon II X4 631 adalah pemenang mutlak. Prosesor AMD ini menggunakan soket FM1. Sementara, menurut AMD, prosesor (atau APU) berikutnya akan menggunakan soket FM2. Berhubung prosesor atau APU AMD yang menggunakan soket FM2 itu memakai basis Buldozer, kami sangat meragukan kompatilitas antara soket FM2 dan FM1. Jadi, pilihan upgrade dari sistem dengan Athlon II X4 631 adalah AMD Llano versi unlock atau Athlon II X4 dengan performa lebih tinggi. Berdasarkan pengujian-pengujian terdahulu, tidak ada prosesor AMD di soket FM1 yang mampu bersaing dengan pilihan upgrade untuk soket 1155 yang dipakai oleh Pentium G 840. Dari sisi pilihan upgrade, pengguna Pentium G 840 bisa merasa lebih aman karena board yang digunakan bisa menampung Core i3, i5, i7, bahkan jajaran prosesor Ivy bridge berikutnya.

Apabila Anda membutuhkan performa gaming yang baik dan kerap menggunakan aplikasi yang mampu memanfaatkan 4 core secara penuh tanpa memikirkan konsumsi daya dan pilihan upgrade terbatas, AMD Athlon II X4 631 adalah pilihannya.

Sementara itu, apabila Anda mencari konsumsi daya rendah, performa 2 core yang terbaik, dan membutuhkan pilihan upgrade prosesor yang banyak hingga ke performa kelas atas, Pentium G 840 adalah pilihannya.

Jadi, pilihan terakhir ada di tangan Anda. Prosesor mana pun yang Anda pilih akan memberikan keuntungan tersendiri.

Artikel yang mungkin juga menarik untuk disimak:

AMD Athlon II X4 631 : LLANO Quad Core Murah Tanpa VGA

Review Processor Pentium G 840: Murah dan Lebih Kencang

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 12, 2026 - 0

Sega Resmi Batalkan Proyek Ambisius “Super Game”

Sega resmi membatalkan proyek ambisius Super Game yang telah berjalan…
May 12, 2026 - 0

Arena Breakout: Infinite Siapkan Mode PVE Permanen Mulai Juli 2026

Arena Breakout: Infinite akhirnya putuskan untuk hadirkan mode PVE permanen…
May 12, 2026 - 0

Pocketpair Daftarkan Merek Dagang Baru Bernama Palworld Online

Pocketpair mendaftarkan merek dagang baru bernama Palworld Online, sehingga memicu…
May 12, 2026 - 0

Star Wars: Fate of the Old Republic Dibiayai Oleh Mantan Eksekutif NetEase

Fakta baru mengenai pihak yang mendanai Star Wars: Fate of…