[PR] Raih Sukses dengan Microsoft Private Cloud

Author
Cerira
Reading time:
April 21, 2012

System Center 2012 Membantu Profesional TI Memanfaatkan Cloud Computing Untuk Kemajuan Bisnis.

Jakarta, 19 April 2012 — Microsoft Indonesia mengumumkan ketersediaan Microsoft System Center 2012 di Indonesia yang memungkinkan profesional TI memberikan layanan cloud computing yang cepat dan handal. Para pelanggan di seluruh dunia telah menggunakan layanan tersebut untuk menciptakan private cloud, dan profesional TI dapat mengembangkan peran mereka dengan cloud computing untuk membantu bisnis mereka lebih kompetitif.

“Cloud computing memberikan profesional TI kesempatan untuk meningkatkan peran strategis mereka terhadap bisnis seraya membangun keterampilan baru,” kata Aries Triwahyudi, Product Marketing Manager Microsoft Indonesia. “Solusi Microsoft private cloud membantu profesional TI menjadi cloud inovator untuk perusahaan mereka, mengelola dan menyediakan aplikasi yang dibutuhkan agar produktif di private cloud, public cloud maupun hybrid cloud.”

Microsoft System Center 2012 adalah sebuah cloud dan solusi manajemen data center yang menyediakan toolset umum untuk mengelola aplikasi private cloud maupun public cloud serta jasa. Ini mencakup model-model fisik, virtual dan cloud computing dengan pengalaman manajemen umum yang menyeluruh dan juga menyediakan manajemen end-to-end yang komprehensif untuk infrastruktur dan aplikasi, termasuk interoperabilitas untuk lingkungan yang heterogen.

Perusahaan di wilayah Asia-Pasifik pun semakin banyak yang berencana untuk membangun dan mengoperasikan private cloud untuk mewujudkan efisiensi, penghematan biaya dan daya saing bisnis yang lebih besar. Ini merupakan momentum yang tepat bagi hadirnya System Center 2012. “Microsoft selalu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan mitranya. System Center 2012 membantu mengelola lingkungan TI perusahaan di pusat-pusat data tradisional, private maupun public cloud, komputer milik klien serta berbagai perangkat,” kata Aries.

Keunggulan System Center 2012 adalah kemampuannya untuk berintegrasi dengan beragam virtualisasi. Keunggulan lainnya adalah proses monitoring ke level aplikasi, sehingga membantu IT dalam memaksimalkan kinerja operasional (lebih responsif dalam mengantisipasi problem yang di timbulkan oleh aplikasi) dengan harga layanan yang lebih kompetitif. Pelanggan dapat melisensi solusi ini berdasarkan jumlah prosesor, tanpa adanya biaya tambahan untuk virtual machine maupun memory yang di gunakan oleh server ataupun virtual machinenya.

“Lingkungan TI yang terlalu kompleks dan terintegrasi dengan buruk dapat menyebabkan peningkatan biaya dan mengurangi produktivitas. Itulah sebabnya industri membutuhkan solusi yang dapat melakukan fungsi monitoring dan manajemen yang terintegrasi sehingga dapat menguraikan tingkat kompleksitas,” tambah Aries.

Organisasi TI yang menggunakan System Center 2012 dan Windows Server dengan Hyper-V untuk cloud computing mampu membantu perusahaan mereka untuk beroperasi lebih cepat, menghemat biaya dan bersaing lebih baik lagi. PT Infynis System Indonesia sebagai salah satu pengguna dari System Center 2012, meyakini bahwa produk ini adalah Game Changer dalam dunia TI.

Infinys adalah salah satu penyedia layanan Cloud Computing terkemuka di Indonesia yang menyediakan layanan seperti Software-as-a-Service, Platform-as-a-Service dan Infrastruktur-as-a-Service bagi perusahaan kelas enterprise maupun usaha kecil menengah (UKM) di berbagai segmen industri seperti keuangan, energi, IT, ritel dan sektor pendidikan. Infinys menggunakan System Center 2012 untuk secara terpusat mengelola dan mengatur infrastruktur yang telah tersebar secara geografis, dengan membangun solusi virtualisasi di Windows Server 2008 R2 SP1 Enterprise dengan teknologi Hyper-V.

Menurut Dondy Bappedyanto, General Manager Infinys Indonesia, System Center 2012 adalah suite yang sangat terintegrasi, yang membantu dalam pemantauan infrastruktur, backup data-data pelanggan, dan pengadaan mesin virtual yang baru untuk para pelanggannya.

“Kami telah meningkatkan waktu pelayanan kami sebesar 30%, dan respon para pelanggan kami pun meningkat sebesar 20%, dengan digunakannya pemantauan infrastruktur yang terintegrasi (integrated view of infrastructure) berbasis System Center 2012, sebuah ‘Game Changer’ system,” ungkap Dondy.

Aries mengatakan bahwa sebagai private cloud builder, Microsoft memposisikan dirinya untuk membantu berbagai perusahaan menerapkan praktik private cloud computing, sehingga membantu perusahaan lebih fokus pada inovasi dalam hal pemeliharaan, selain itu juga merampingkan biaya. Hal ini di dukung pula dengan kemampuan dari solusi private cloud Microsoft dalam melakukan monitoring dan manajemen sampai ke level aplikasi, ditambah lagi kemampuan untuk dapat berinteraksi dengan platform yang berbeda.

“Perusahaan terus berupaya untuk meningkatkan kemampuannya untuk terus maju di dunia yang bergerak dengan cepat sekarang ini, dan System Center 2012 membantu Perusahaan bergerak mantap ke dunia private cloud,” kata Aries.

Sementara itu, IDC dalam Real Time IDC Research Opinion Paper menyebutkan : “Sejak awal diperkenalkan tahun lalu pada Microsoft Management Summit, System Center 2012 telah memberikan janji besar untuk menghadirkan lingkungan yang sepenuhnya terintegrasi, yang tidak jauh dengan modul terpisah untuk kegiatan yang berbeda-beda, seperti perubahan dan manajemen konfigurasi, manajemen server virtual, otomatisasi, dan manajemen kinerja.”

Informasi lebih lanjut tentang System Center 2012 dan private cloud Microsoft tersedia di http://www.microsoft.com/en-us/server-cloud/new.aspx , termasuk siaran keynote secara langsung dan on-demand, link ke evaluasi perangkat lunak, dan banyak lagi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 2, 2026 - 0

Metro 2039 Tembus 1 Juta Wishlist Hanya Dalam Waktu Dua Pekan

Metro 2039 mencatat permulaan yang sangat kuat dengan menembus 1…
May 2, 2026 - 0

PlayStation Beri Klarifikasi Terkait Isu DRM Game Digital

Sony akhirnya memberi klarifikasi soal kekhawatiran DRM PlayStation yang dikhawatirkan…
May 2, 2026 - 0

Xbox Tampilkan Logo Baru Sebagai Bagian Dari Rebrand Console

Xbox mulai menerapkan identitas visual barunya di console, via logo…
May 1, 2026 - 0

Battlefield 6 Buka Pre-Order Untuk Battle Pass Season 3

EA lakukan manuver monetisasi yang agresif untuk Battlefield 6, dengan…