Review-Roccat Isku: Gaming Keyboard dengan Banyak Fitur Unik

Satu kemampuan unik yang dimiliki oleh Roccat Isku adalah protokol Roccat Talk yang memberikan kemampuan tambahan di keyboard ini ketika dipasangkan dengan mouse Kone [+] yang juga buatan Roccat. Fungsi tambahan inipun dapat dipilih sesuai keinginan dari daftar yang tersedia. Salah satu yang paling berguna adalah tombol Easy Shift (caps lock) di keyboard bisa digunakan untuk mengaktifkan fungsi Easy Aim pada mouse Kone [+]. Fungsi yang akan mengubah sensitivitas mouse selama tombol ditekan ini sangat berguna di game FPS yang bergerak cepat tetapi membutuhkan akurasi saat menembak lawan.

Bayangkan saat Anda berlari dan memandang sekeliling untuk melihat keberadaan musuh. Untuk keadaan seperti ini, sensitivitas tinggi diperlukan agar bisa bergerak cepat. Tiba-tiba musuh tampak di kejauhan, Anda pun merangkak sambil membidikkan sniper rifle. Sensitivitas rendah diperlukan agar senapan dapat diarahkan secara perlahan. Saat itulah Easy Aim datang membantu. Dengan menekan tombol Easy Shift, Anda tak perlu repot-repot menaik-turunkan DPI mouse. Cukup dengan menahan satu tombol, gerakan pun melambat. Ketika musuh sudah ditumbangkan, lepaskan tombol dan sensitivitas mouse kembali seperti semula. Sungguh praktis! Tombol Easy Aim pada Kone [+] pun bisa digunakan untuk menyimpan fungsi lain.

  dari Roccat? Pasangkan dengan Isku untuk memperoleh fungsi tambahan yang bisa diatur melalui software!”]screen mainBWalaupun tidak menggunakan switch mechanical, tombol-tombol Roccat Isku ternyata terasa mantap saat dipakai bermain. Saat jari menekan tombol, Anda akan merasakan feedback positif dan resistensi yang pas sehingga membantu meningkatkan kecepatan reaksi dalam game. Untuk gerakan jari yang benar-benar cepat seperti yang dilakukan pemain RTS profesional, Roccat Isku memang belum dapat menyaingi keyboard mechanical. Akan tetapi, untuk sebagian besar skenario gaming dari mulai FPS hingga MMORPG, keyboard ini sudah sangat mencukupi.

Berkat teknologi anti-ghosting, keyboard dapat mendeteksi dengan akurat apabila terdapat beberapa tombol yang ditekan secara bersamaan. Tombol-tombol macro pun sangat membantu dalam mempermudah kegiatan pengguna, baik ketika bermain maupun menggunakan aplikasi yang sarat dengan shortcut hot keys seperti Adobe Photoshop.

Satu kekurangan yang terasa saat pertama kali menggunakan keyboard ini adalah ukuran tombol-tombolnya yang agak kecil sehingga membuat pengguna sering kali melakukan salah ketik. Letak kelima tombol macro juga agak terlalu dekat dengan tombol-tombol lainnya sehingga jari kelingking kerap salah meyangka tombol “M5” sebagai CTRL. Sebaliknya, tiga tombol Thumbster Keys ditempatkan di lokasi yang tepat sehingga mudah dijangkau oleh ibu jari tangan kiri, setidaknya oleh pengguna yang memiliki tangan berukuran sedang atau besar.

Selain itu, Keputusan Roccat untuk hanya menyertakan 5 tombol macro ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi, desain Isku menjadi lebih sederhana, fungsional tanpa harus merepotkan pengguna dengan terlalu banyak tombol seperti beberapa keyboard gaming high-end lainnya. Di sisi lain, pemain game yang suka menyimpan banyak makro (seperti player MMORPG)mungkin akan menemui kesulitan dalam menemukan tombol yang cocok untuk merekam fungsi favorit. Memang, selain kelima tombol macro dedicated ada 23 tombol lain yang juga bisa menyimpan fungsi macro. Akan tetapi, menahan tombol “Easy Shift” dan menekan tombol –misalnya- QWERT untuk mengakses macro terasa tidak nyaman dan canggung.  Butuh waktu untuk terbiasa dengan konfigurasi tombol seperti ini. Berita baiknya, gamer FPS atau jenis game lainnya yang hanya sedikit bergantung pada macro tidak akan direpotkan oleh banyaknya tombol macro yang tidak terpakai dan hanya memakan tempat.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…