Review Buffalo Ministation Thunderbolt + USB 3.0: Hard Disk Eksternal dengan Dua Interface Kencang

Reading time:
August 23, 2012

Saat ini, Buffalo merupakan sebuah merek yang sudah tidak asing lagi bagi telinga pengguna komputer di Indonesia. Dengan penetrasi pasar yang cukup baik, merek ini mampu bersaing dengan para pemain lama yang sudah bertengger di papan atas pasar storage di Indonesia. Hal itu disebabkan inovasi dari Buffalo yang membantu para penggunanya seperti TurboPC dan Turbo Copy.

Buffalo Ministation Thunderbolt+USB3

Saat ini Buffalo telah mengeluarkan inovasi terbarunya. Setelah beberapa hari yang lalu diluncurkan, saat ini sampel pengujian telah ada di meja pengujian tim Jagatreview. Benar, inovasi tersebut adalah Buffalo Ministation Thunderbolt + USB 3.0, sebuah hard disk eksternal yang menggunakan dua interface terkencang pertama di dunia. Kami mendapatkan sampel dengan kapasitas 500 GB.

Buffalo Ministation Thunderbolt+USB3 Tampak Bawah

Sekilas, hard disk eksternal dengan kode HD-PA500TU3 ini memang sama dengan hard disk eksternal Buffalo lainnya. Interface yang digunakan adalah Thunderbolt yang selama ini terkenal dipakai pada setiap perangkat komputer Apple serta USB 3.0 yang saat ini sudah umum ada pada perangkat PC. Thunderbolt sendiri secara teoritis memiliki bandwidth dua kali lebih besar dari USB 3.0, yaitu 10 Gbps.

Berarti dengan memakai Thunderbolt, hard disk ini akan berlari cepat dibandingkan dengan menggunakan USB 3.0? Belum tentu. Semua itu tergantung dari hard disk yang digunakan serta seberapa baik kontroler yang dipakai. Jika hard disk tersebut mampu berlari hanya sekitar 100 MB/s, tentu saja secara teoritis bandwidth kontroler yang terpakai hanya 800 Mbps. Untuk menguji apakah seluruh bandwidth Thunderbolt dan USB 3.0 dapat terpakai secara keseluruhan, memerlukan gabungan SSD terkencang yang dipasang dengan mode RAID-0.

Buffalo Ministation Thunderbolt+USB3 Slot

Pada sisi sebelah bawah dari hard disk eksternal inilah ditemukan slot interface-nya. Sisi kiri merupakan slot microUSB 3.0 yang menggunakan tipe colokan Micro-B. Pada sebelah kanan merupakan slot Thunderbolt, di mana slot ini mirip dengan interface Display Port yang selama ini sudah ada pada perangkat graphics card. Untuk partisinya, secara default hard disk eksternal ini sudah terpasang partisi HSF+ untuk Mac. Oleh karena itu, saat digunakan dalam sistem operasi Windows, pengguna harus melakukan format terlebih dahulu.

Lalu bagaimana dengan kinerjanya? Sebelum kita masuk ke segmen tersebut, ada baiknya kita melihat platform pengujian serta kemasan paket penjualan dari hard disk eksternal Buffalo Ministation Thunderbolt + USB 3.0.

Platform Pengujian Buffalo Ministation Thunderbolt + USB 3.0

  • Motherboard: Intel H67 LGA 1155
  • Prosesor: Intel Core i3 2100 3,1 GHz
  • RAM: Kingston DDR3 8 GB

kingston 8go 1600mhz ddr3 hyperx blu cl91

Kingston HyperX SSD 120GB
  • Graphics Card: AMD Radeon HD 5550
  • Power Supply: Corsair CX 500

Corsair CX500

  • Input Device: Genius Keyboard and Mouse
  • Monitor: 18,5 inch LCD
  • Sistem Operasi: Microsoft Windows 7 64 bit

Pada pengujian kali ini, kami menguji dengan menggunakan kedua interface serta kembali menghadirkan Buffalo Ministation Extreme (tanpa menggunakan TurboCopy).

Kemasan Paket Penjualan

Beginilah kemasan dari Buffalo Ministation Thunderbolt + USB 3.0. Kami menemukan bonus perlengkapan yang sangat baik pada kemasan penjualannya ini.
Buffalo Ministation Thunderbolt+USB3 Kemasan
Buffalo Ministation Thunderbolt+USB3 Kemasan Belakang
Di dalam paket penjualan tersebut akan ditemukan perlengkapan seperti berikut ini:
Buffalo Ministation Thunderbolt+USB3 Kabel USB 3.0
Kabel USB 3.0
Buffalo Ministation Thunderbolt+USB3 Kabel Thunderbolt
Kabel Thunderbolt. Kabel inilah yang jarang disertakan dalam paket penjualan hard disk eksternal dengan interface Thunderbolt.
Buffalo Ministation Thunderbolt+USB3 Dokumentasi
Quick Guide
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…

Gaming

August 12, 2026 - 0

SanDisk Rilis Expansion Card 2TB Untuk Xbox Series X|S

SanDisk merilis Expansion Card untuk Xbox Series X|S dengan opsi…
August 12, 2026 - 0

SteamOS Lebarkan Dukungan Untuk Handheld Selain Steam Deck

Valve memperluas dukungan SteamOS ke lebih banyak handheld seperti MSI,…
August 12, 2026 - 0

Intel Gamer Days Turunkan Harga Core Ultra 270K Plus dan 250K Plus

Event Intel Gamer Days membuat harga CPU Core Ultra 270K…
August 12, 2026 - 0

Perangkat iOS Bisa Mainkan Zelda Ocarina of Time & Majora’s Mask via Port Fans

Zelda Ocarina of Time dan Majora’s Mask kini berjalan native…