Inilah Hasil Foto Pertama dari Kamera Resolusi Tertinggi Di Dunia!

802813 dark energy camera
Foto dari Dark Energy Camera menunjukkan galaksi spiral NGC 1365, sekitar 60 tahun cahaya dari Bumi.

Di atas pegunungan di Chili terdapat sebuah kamera dengan resolusi tertinggi saat ini. Kamera seukuran lemari itu dinamai Dark Energy Camera dan dapat menghasilkan gambar seukuran 570 megapixel. Konstruksi dasar kamera ini terdiri atas 74 sensor CCD yang disusun dalam matrix, serta cermin teleskop sebesar 3,9 meter, dan beberapa lensa, termasuk sebuah lensa berdiameter 1 meter. Foto ini adalah hasil pertama dari perjalanan panjang 120 scientist dari 23 organisasi internasional yang merancang dan mengkonstruksi kamera ini selama 8 tahun.

powerful

 

Foto wide-field hasil kamera ini mencakup sudut 2,2 derajat, atau kira-kira setara dengan lensa 1000mm. Sudut pandang ini mencakup area sekitar 20x ukuran bulan di langit. Foto-foto pertama yang dihasilkan Dark Energy Camera sangat memukau, memuat lebih dari 100.000 galaksi dengan jarak sampai 8 miliar tahun cahaya. Dalam proyek 5 tahun ke depan, astronom berencana untuk mendokumentasikan 1/8 area langit dalam foto warna resolusi ultra, sekaligus menangkap foto 300 juta galaksi, 100.000 gugus galaksi (galaxy cluster), dan sampai 4000 supernova.

801803 dark energy camera
Foto dari Dark Energy Camera menunjukkan gugus bintang (globular star cluster) 47 Tucanae, sekitar 17000 tahun cahaya dari Bumi.

Kamera ini diharapkan juga dapat menjawab misteri kosmologi paling besar yaitu penyebab percepatan perluasan alam semesta.

“Foto pertama dari Dark Energy Camera membawa kita selangkah lebih dekat untuk dapat memahami dark energy, salah satu misteri terbesar dalam hukum fisika,” tutur Professor Ofer Lahav, Universitas London, Kepala Perwakilan United Kingdom dalam Konsorsium Dark Energy Camera.

800839 blanco telescope
Lokasi Dark Energy Camera di Chili

Perkembangan teknologi digital imaging ternyata berdampak sangat baik pada bidang ilmu astronomi. Tahun lalu, sebuah proyek lain sudah dimulai untuk membuat kamera astronomi yang dapat memotret gambar seukuran 3,2 gigapixel (~3200 megapixel) setiap 2 detik. Hal ini dicapai dengan mosaik 189 sensor CCD, yang menghasilkan data lebih dari 3 GByte/detik dan menuntut processing power 9 teraflop/detik. Kamera 3,2 gigapixel tersebut adalah bagian dari Large Synoptic Survey Telescope (LSST) yang nantinya juga bertempat di Chili dan diharapkan menghasilkan data sebesar 20-30 TeraByte tiap malam.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…