Symantec: Menghindari Pengeluaran Terselubung di Balik Penggunaan Cloud Computing

Reading time:
February 22, 2013
symantec 01
Raymond Goh dan Martin Ruslan dari Symantec menjelaskan berbagai resiko yang dihadapai perusahaan saat menggunakan cloud computing

Belakangan ini, semakin banyak perusahaan melakukan migrasi ke cloud computing. Perusahaan yang melakukan migrasi ke cloud computing memang mendapatkan beberapa manfaat dalam hal kecepatan, daya tahan, dan juga fleksibilitas. Dan menurut survei Symantec, Avoiding the Hidden Cost of Cloud 2013 Survey, tercatat 100% perusahaan di Indonesia (yang mengikuti survei) setidaknya telah mendiskusikan cloud computing, meningkat dari hasil survei tahun sebelumnya yang hanya berkisar 80%.

Meningkatnya penggunaan cloud computing bagi perusahaan selain memberikan keuntungan, ternyata dapat juga menimbulkan kerugian jika salah dalam pengelolaan. Hal ini memang ditemukan dalam hasil survei Symantec terhadap sejumlah perusahaan di Indonesia. Sejumlah perusahaan dan juga UKM yang menggunakan cloud computing mengalami pengeluaran biaya lebih besar akibat rogue cloud (solusi cloud computing palsu), sulitnya melakukan backup dan recovery pada data perusahaan, serta solusi cloud storage yang tidak efisien.

Berdasarkan survei, setidaknya 92% perusahaan di Indonesia mengalami masalah yang diakibatkan rouge cloud. Masalah tersebut seperti tersebarnya informasi internal perusahaan, kerusakan properti website, dan pembajakan account. Alasan perusahaan menggunakan rouge cloud sendiri adalah untuk menghemat pengeluaran biaya dan juga waktu. Akan tetapi dengan timbulnya masalah tersebut perusahaan justru harus mengeluarkan biaya dan juga waktu lebih banyak.

Penggunaan cloud computing ternyata juga membuat backup dan recovery data perusahaan semakin sulit. Sebanyak 78%  perusahaan di Indonesia  menggunakan 3 atau lebih solusi untuk melakukan backup data perusahaan pada physical storage, virtual storage, dan cloud storage dimana hal ini ternyata menyebabkan inefisiensi, resiko, dan biaya pelatihan. Di antara perusahaan yang melakukan backup tersebut, sebanyak 69% melaporkan kehilangan data. Hilangnya data justru membuat proses recovery data perusahaan memakan waktu lama dan bisa lebih dari tiga hari dan tentu saja hal ini meyebabkan keluarnya biaya tambahan.

Solusi cloud storage yang tidak efisien juga menyebabkan peningkatan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Menurut survei, secara global perusahaan berusaha mempertahankan tingkat penggunaan cloud storage di atas 50%. Akan tetapi pada kenyataan perusahaan hanya menggunakan sebanyak 17 % saja. Untuk perusahaan besar, mereka hanya menggunakan 26% tetapi untuk UKM hanya sebesar 7% saja.

symantec 02

Berbagai pengeluaran tambahan perusahaan akibat penggunaan cloud storage sebenarnya dapat dihindari dengan beberapa cara. Menurut Symantec beberapa cara tersebut adalah memusatkan kebijakan pada informasi dan orang tidak kepada teknologi dan platform yang digunakan; mengedukasi, mengawasi, dan menegakkan kebijakan, mengadopsi alat yang dapat digunakan pada berbagai platform berbeda; dan deduplikasi pada data.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 19, 2026 - 0

Kreator Palworld Tegaskan Tak Akan Gunakan Generative AI

Pocketpair menegaskan tidak akan menggunakan Generative AI dalam pengembangan Palworld,…
June 19, 2026 - 0

Unreal Engine 6 Akan Integrasikan AI Dalam Workflow

Epic Games mengungkap Unreal Engine 6 akan mengintegrasikan AI seperti…
June 19, 2026 - 0

Genshin Impact Version Luna VIII Bawa Pemain ke Bulan & Kebangkitan Sandrone

Genshin Impact Version Luna VIII siapkan beberapa kejutan untuk pemainnya,…
June 19, 2026 - 0

Rumor: Xbox Dikabarkan Mulai Gelar PHK di Zenimax

Proses PHK dikabarkan mulai terjadi di ZeniMax Studios, dengan Xbox…