Hands-On Review Seagate Central: Perangkat Backup dan Media Server yang Praktis

Reading time:
July 27, 2013

Media penyimpanan yang terhubung ke jaringan lokal (Network Attached Storage – NAS) saat ini tidak hanya menjadi perangkat yang biasa ditemui di perkantoran, tetapi juga sudah bisa ditemukan penggunaannya di rumah. Perangkat tersebut bisa menjadi solusi media penyimpanan bersama untuk berbagi file antar anggota keluarga atau hanya untuk sekedar menyimpan backup file-file penting yang dimiliki anggota keluarga.

IMG_5430

Salah satu produsen storage ternama, Seagate, memiliki solusi NAS ringkas mereka yang cocok untuk digunakan di rumah sesuai dengan kebutuhan yang kami sebutkan di atas. Perangkat itu adalah Seagate Central.

Seagate Central, selain berfungsi sebagai sebuah NAS, juga berfungsi sebagai sebuah media server. Fungsi sebagai sebuah media server dalam sebuah NAS tersebut tentu saja menarik, terlebih lagi bila dipadukan dengan kapasitas penyimpanan besar dalam NAS Seagate Central tersebut. Mari kita lihat bersama fitur-fitur apa saja yang ditawarkan NAS tersebut!

Paket Penjualan

Seagate Central hadir dalam paket penjualan yang dikemas dalam box berwarna putih yang berukuran tidak terlalu besar. Untuk mendukung fungsi NAS yang diusung perangkat tersebut, Seagate menyertakan sebuah kabel Ethernet untuk menghubungkan perangkat tersebut ke dalam jaringan lokal rumah. Kabel Ethernet itu, berserta sebuah adapter daya, menjadi satu-satunya perlengkapan yang disertakan dalam paket penjualan Seagate Central yang memang terkesan minimalis ini.

Kabel Ethernet dalam paket penjualan Seagate Central.
Kabel Ethernet dalam paket penjualan Seagate Central.
Adapter dengan jenis konektor yang dapat diganti sesuai dengan konektor listrik yang tersedia.
Adapter dengan jenis konektor yang dapat diganti sesuai dengan konektor listrik yang tersedia.
Lembar garansi dan Quick Start Guide.
Lembar garansi dan Quick Start Guide.

Seagate Central 4 TB

IMG_5416

Secara fisik, Seagate Central memiliki ukuran yang tidak jauh bebeda dari perangkat external hard drive dengan ukuran 3.5″ yang banyak beredar di pasaran. Perangkat tersebut terlihat sangat sederhana tanpa adanya tombol fisik yang terlihat di sisi depan, samping, maupun atas.

 

IMG_5419
Tombol reset di bagian bawah perangkat.
Tombol reset di bagian bawah perangkat.

Di sisi belakang, hanya terdapat 3 port yang menjadi inti operasional perangkat tersebut sebagai sebuah NAS, yaitu 1 port Ethernet untuk menghubungkan perangkat ke jaringan lokal, 1 port daya, dan 1 port USB untuk memasang media penyimpanan eksternal berbasis konektor USB sebagai media penyimpanan tambahan pada NAS ini.

IMG_5426
Kami mencoba memasang sebuah USB Flash Drive di port USB Seagate Central.

Penggunaan

Untuk melihat kemampuan dari Seagate Central ini, kami mencoba untuk menghubungkannya ke jaringan kantor kami dan membuatnya menjadi backup dan media server di jaringan lokal. Menghubungkan Seagate Central ke jaringan lokal dapat dilakukan dengan mudah. Secara standar, Seagate telah menanamkan fitur DHCP Client pada perangkat ini sehingga ketika dihubungkan ke jaringan lokal yang memiliki DHCP Server, perangkat akan secara otomatis terhubung dan langsung terdeteksi di dalam daftar perangkat jaringan.

SS - Windows Explorer
Perangkat akan langsung terdeteksi di Windows Explorer sebagai sebuah perangkat jaringan, media server, dan storage.

Seagate Central membutuhkan waktu +/- 2 menit hingga siap digunakan ketika pertama kali dinyalakan. Setelah itu, perangkat tersebut dapat langsung diakses melalui perangkat lain yang ada di jaringan lokal. Pengguna bisa melakukan berbagai pengaturan dasar untuk perangkat tersebut dengan memanfaatkan tool manajemen berbasis halaman web yang disertakan Seagate dalam perangkat tersebut.

SS - Management Tools 1 SS - Management Tools 2 SS - Management Tools
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…