Teknologi Hyper-Threading Intel Bakal Balik Lagi, Xeon 8 Jadi Debutnya
Setelah sempat menghilang dari lini prosesor terbarunya, Intel akhirnya memutuskan menghidupkan kembali teknologi Hyper-Threading. Fitur yang selama lebih dari dua dekade menjadi salah satu ciri khas prosesor Intel itu dipastikan akan kembali, meski belum untuk semua produk.
Kabar ini diumumkan langsung oleh CEO Intel, Lip-Bu Tan, saat paparan kinerja keuangan kuartal kedua 2026. Menurutnya, mengembalikan Hyper-Threading menjadi salah satu strategi Intel untuk merebut kembali pangsa pasar CPU, bersamaan dengan peningkatan performa single-thread agar produknya kembali lebih kompetitif.
Baca Juga: Casing PC Ini Dibuat dari 36 Modul RAM • Jagat Review
Apa Itu Intel Hyper-Threading
Bagi yang belum familiar, Hyper-Threading merupakan implementasi Intel dari teknologi Simultaneous Multi-Threading (SMT). Teknologi ini memungkinkan satu inti prosesor menjalankan dua thread secara bersamaan, sehingga beban kerja yang mampu memanfaatkan banyak thread dapat diproses lebih efisien tanpa harus menambah jumlah inti fisik.
Namun, di tahun 2024 Intel memutuskan untuk menghapus fitur tersebut dari prosesor desktop Arrow Lake-S, setelah sebelumnya mulai menguranginya sejak generasi Alder Lake pada 2021. Saat itu hanya Performance Core yang masih mendukung Hyper-Threading, sedangkan Efficiency Core tetap berjalan dengan satu thread per inti.
Bakal Kembali ke Prosesor Desktop?
Meski begitu, Intel belum memberikan sinyal apakah Hyper-Threading juga akan kembali ke prosesor desktop atau laptop di masa depan. Dalam sesi tanya jawab dengan investor, Lip-Bu Tan hanya memastikan perusahaan sedang menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan daya saing produknya, tanpa mengungkap rencana untuk lini consumer.
Untuk saat ini, Hyper-Threading baru dipastikan kembali pada prosesor server Xeon 8 “Coral Rapids” yang dijadwalkan meluncur pada 2028. Jadi, pengguna PC rumahan masih harus menunggu lebih lama hingga Intel mengungkap apakah teknologi tersebut juga akan kembali ke prosesor Core generasi berikutnya.












