Microsoft Mulai Belajar “Mencintai” Apple iOS dan Android

Author
Ozal
Reading time:
July 28, 2013

Selama bertahun tahun, beberapa eksekutif Windows nyatakan persaingan sengit dengan Apple dan menyusul kemudian Android. Namun zaman pun telah berubah. Microsoft melihat peluang besar, bila pihaknya mencoba melunakan persaingan dengan sesama sistem operasi.

microsoft 2 (2)

Dalam sebuah wawancara Juni lalu, kepala teknisi Windows, Julie Larson-Green mengatakan, Microsoft terus menanggapi pertumbuhan iOs Apple dan Google Android pada perangkat mobile. Pihaknya berencana untuk membantu mengembangkan aplikasi untuk dua platform tersebut.

“Kami dapat menyediakan sesuatu yang unik, pengalaman yang berbeda di perangkat Kami maupun perangkat orang lain,” ungkap Larson-Green yang pada 11 Juli lalu ditunjuk perusahaan, berpindah posisi ke divisi perangkat keras Microsoft.

Pemikiran Larson-Green ini, dilansir Bloomberg Businessweek seolah mengisyaratkan, Microsoft tertarik untuk merambah bisnisnya ke sistem operasi mobile besutan dua pesaingnya itu. Ini dilakukan guna mengimbangi permintaan sistem operasi Windows untuk PC yang terus melemah.

Menurut data perusahaan investasi Goldman Sachs, sistem operasi Windows keseluruhan, mencakup smartphone dan tablet hanya menguasai 20 persen pangsa pasar konsumen komputasi. Ini berbeda dibanding, Android yang memiliki pangsa hingga 42 persen. Sementara Apple dengan iOs-nya yang eksklusif berada di kisaran 24 persen pangsa.

Microsoft pun tengah berjuang untuk melirik pasar perangkat mobile. Namun yang terjadi, hasil penjualannya pun tidak terlalu mengesankan. Tablet Surface mereka hanya menyumbang pangsa tablet sebesar 3,7 persen. Bahkan, surface mengalami write-down atau tidak terjual hingga US$ 900 juta. Begitupun juga dengan penjualan smartphone berplatform Windows Phone hanya naik tipis 3,2 persen pada kuartal pertama tahun ini.

Microsoft 22

“Sebagai perubahan pasar, kita harus ikut berubah dengannya. Sebagai perusahaan layanan bernilai tinggi, Anda harus berpikir tentang bagaimana mencapai orang-orang di mana mereka berada. Kadang-kadang, perangkat kecil menjadi milik kita dan kadang-kadang juga, perangkat layar besar bukan menjadi milik kita,” kata juru bicara Microsoft, Frank Shaw.

Sampai saat ini, Microsoft baru membuat 15 aplikasi untuk iPad dan 20 aplikasi untuk iPhone. Sementara untuk perangkat Android, baru sekitar 10 aplikasi. Sementara program note-taking, OneNote dan aplikasi pencarian, Bing memang telah tersedia di iTunes selama bertahun-tahun. Juni lalu, Microsoft juga telah merilis office Word, PowerPoint, dan Excel terbatas hanya untuk perangkat iPhone. Pada bulan ini, Microsoft juga merilis versi Outlook untuk iPhone dan iPad.

Microsoft juga berhasil membuat iOS 7 yang bakal dikeluarkan pada musim gugur ini, menggunakan aplikasinya. Apple mengintegrasikan aplikasi pengenal suara, Siri dengan aplikasi pencarian Bing. Setidaknya, Microsoft cukup berhasil menggeser dominasi mesin pencari Google.

Sementara itu, Kepala Produk Xbox, Marc Whitten mengatakan, tim Windows mendukung keputusan agar konsol game Microsoft dapat terhubung iOs dan Android. Baginya ini merupakan ekosistem bisnis baru yang diharapkan dapat mendatangan keuntungan di masa depan. “Ayo membangun hal-hal yang dapat menjadi hebat. Bukannya memutuskan sewenang-wenang dalam membatasi bagaimana konsumen dapat datang ke ekosistem (Microsoft),” kata Marc.

“Jika tidak bisa mengalahkan mereka, maka Kita pun bisa bergabung dengannya. Tapi, Kita tidak bergabung dengan cara yang dapat menyakiti Kita,” saran Carolibe Milanesi, analis dari periset pasar teknologi, Gartner.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Sony Beri Dana Kepada Lebih Dari 120 Proyek Game Indie

Dukungan Sony terhadap pengembangan game indie kembali diperlihatkan, dengan dukung…
May 13, 2026 - 0

Kantor Pusat Nintendo Kembali Jadi Target Ancaman Bom

Nintendo kembali menerima ancaman bom di kantor pusat Kyoto, dan…
May 13, 2026 - 0

Katsuhiro Harada Dirikan Studio Game Baru Bersama SNK

Katsuhiro Harada yang dikenal sebagai bapak dari seri Tekken baru…
May 13, 2026 - 0

Rumor: Assassin’s Creed Hexe Diklaim Akan Bawa Kembali Ezio Auditore

Rumor seputar Assassin's Creed Hexe semakin menggila dengan munculnya klaim…