Panasonic Beli Saham di Salah Satu Perusahaan di Slovenia

Author
Ozal
Reading time:
July 6, 2013
panasonic

Produsen elektronik asal Jepang, Panasonic Corp. mengumumkan bakal membeli 13 persen saham di salah satu perusahaan terbesar pembuat peralatan rumah tangga di Slovenia, yakni Gorenje. Ini dilakukan Panasonic guna mencari peruntungan menjadi nomor satu dalam bisnis peralatan rumah tangga di Eropa Timur.

Pembuat televisi Vierra itu bakal membayar 10 juta euro atau US$ 12,91 juta untuk 13 persen saham di Geronje. “Panasonic mewajibkan dirinya untuk tidak meningkatkan saham di Gorenje di atas 13 persen untuk periode 5 tahun tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari pihak manajemen Gorenje dan dewan pengawas,” kata Gorenje dalam sebuah pernyataan dikutip Reuters (5/7).

Dari kerja sama itu, kedua belah pihak akan terlibat dalam penelitian dan pengembangan untuk mesin cuci, lemari es, dan built-in oven serta bekerja sama dalam penjualan dan pemasaran di seluruh Eropa.

“Dengan menggabungkan produk pelengkap kami dan teknologi manufaktur, jaringan penjualan dan keahlian pemasaran, kami berharap dapat membawa peralatan cerdas dan canggih serta bertanggung jawab secara ekologis kepada konsumen di seluruh Eropa, termasuk Rusia di tahun-tahun mendatang,” kata Laurent Abadie, kepala Panasonic Eropa.

Geronje dikenal sebagai perusahaan yang memproduksi peralatan hemat energi di bawah beberapa merek dagang. Produknya telah terjual ke 90 negara atau 95 persen dari hasil output perusahaan tersebut. Geronje sendiri sebagai eksportir terbesar kedua di negara-negara berkembang di Eropa dengan pangsa pasar sebesar 4 persen dengan perolehan kapitalisasi pasar sekitar 66 juta euro.

Pihak Geronje pun berharap, dengan adanya aliansi ini, maka dapat meningkatkan penjualan sebesar 80 juta euro per tahunnya hingga 2018 mendatang, dari penjualan pada 2012 lalu sebesar 1,26 miliar euro. Selain itu, mereka dapat semakin yakin dalam  bersaing dengan perusahan-perusahaan sejenis, seperti Whirlpool Corp. dan Electrolux di pasar negara berkembang di Eropa, terutama Rusia.

Tampaknya, Panasonic mencoba untuk menarik diri dari bisnis eletronik digital, seperti TV dan Kamera yang kian hari kurang menguntungkan bagi pemasukan perusahaan.

Sumber: Reuters

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 11, 2026 - 0

PS Plus Akan Hadirkan FFXVI Pada Katalog Pertengahan Juni 2026

Sony mengumumkan daftar game baru PS Plus Game Catalog untuk…
June 10, 2026 - 0

Xbox Siapkan Opsi Game Pass Baru yang Lebih Fleksibel

Xbox dikabarkan tengah menyiapkan opsi berlangganan Game Pass baru yang…
June 10, 2026 - 0

Rumor: Kingdom Hearts IV Diklaim Target Rilis Pada 2027

Bocoran yang berasal dari listing sejumlah retailer Australia mengindikasikan Kingdom…
June 10, 2026 - 0

Pemain Destiny 2 Penuhi Server Kala Update Terakhirnya Rilis

Update penutup Destiny 2 berhasil menarik gelombang pemain dalam jumlah…