CyanogenMod Mendirikan Perusahaan

Reading time:
September 20, 2013

Bagi para pengguna smartphone dan tablet Android, CyanogenMod merupakan sebuah sistem operasi “sang penolong”. Bagaimana tidak, setiap kali vendor smartphone dan tablet tidak lagi mengeluarkan upgrade resmi sistem operasi Android, biasanya ada saja beberapa orang developer yang menggunakan CyanogenMod untuk membuat perangkat mereka berjalan pada sistem operasi Android terbaru. Ternyata, saat ini CyanogenMod ingin membuat pekerjaan hobi mereka menjadi sebuah perusahaan.

Kantor CM

Adalah Steve Kondik, sang empunya CyanogenMod, yang membuat hobi tersebut menjadi sebuah perusahaan. Selain itu, sang pembuat ClockWork Mod (alternatif Recovery yang sangat terkenal saat ini),  Koushik “Koush” Dutta, juga tergabung pada CyanogenMod Inc. Keduanya juga mengajak Kirt McMaster, salah seorang pendiri dari Boost Mobile, untuk menjadi CEO perusahaan baru ini. Kabarnya, saat ini mereka juga telah mendapatkan dana untuk modal perusahaan sebesar $7 juta!

Hal pertama yang ingin dicapai CM Inc. ini adalah membuat sebuah installer CM yang dapat langsung di-download dari Google Play. Selain itu, mereka juga menginginkan agar nantinya sistem operasi CM ini dapat dengan mudah diinstalasikan pada setiap perangkat. Lalu, tujuan mereka berikutnya adalah

  • Mengorganisir, memimpin, dan mendukung komunitas CM
  • Membangun pengalaman pengguna yang menakjubkan yang dipusatkan sekitar bagaimana Anda bekerja
  • Solusi keamanan yang benar-benar bekerja
  • Tetap berkomitmen untuk membangun fitur yang dibutuhkanpara pengguna kami
  • Tanpa sampah
  • Update berkala
  • Tersedia untuk semua perangkat, untuk semua orang
Instalasi CM

Sayangnya, walaupun ROM resmi CM akan tetap gratis, tetapi hal tersebut masih tergantung perijinan dari Google untuk Google Apps-nya (seperti GMail, Play Store, Maps, dan lainnya). Akan tetapi, jika memang CM akan mendukung semua perangkat yang ada, hal tersebut bisa saja berarti bahwa perangkat lama Anda dapat menjalankan sistem operasi Android terbaru.

Sumber: CyanogenMod Blog

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…

Gaming

August 1, 2026 - 0

Zelda: Ocarina of Time Remake Diprediksi Akan Rilis Dekat Dengan GTA 6

Zelda: Ocarina of Time Remake diprediksi akan rilis pada 2026,…
August 1, 2026 - 0

Sony Berikan Respons Terkait Protes Penghentian Game Disc di 2028

Sony merespons protes soal penghentian game fisik PlayStation, tetapi memastikan…
August 1, 2026 - 0

Sony Pastikan Pasokan Chip PlayStation Aman di Tengah Krisis Komponen

Sony pastikan pasokan chip untuk tahun fiskal ini aman, supaya…
August 1, 2026 - 0

Zelda: Ocarina of Time Berhasil Berjalan Native di iPadOS

Developer memanfaatkan AI untuk membawa Zelda: Ocarina of Time berjalan…