Schneider Electric Hadirkan Teknologi dan Solusi Infrakstruktur Data Center Terkini

Reading time:
September 27, 2013

Pada Kamis (26/9) bertempat di Hotel JW Marriott, Jakarta, Schneider Electric Indonesia menggelar acara tahunan yang bertajuk “Schenider Electric Data Center Solution Day 2013”. Dalam acara ini, Schneider Electric sebagai pihak perusahaan spesialis global di bidang energi memamerkan berbagai solusi terintegrasi dari pengelolaan infrastruktur data center. Selain itu, acara ini juga menggelar berbagai seminar mengenai berbagai strategi serta solusi yang dapat digunakan untuk mampu meningkatkan kemampuan dari aplikasi dan arsitektur dari data center sebuah perusahaan.

IMG_0053

Data center saat ini telah menjadi tren di dalam bisnis, terutama bagi bisnis perbankan, telekomunikasi, serta industri lainnya. Seiring berkembangnya bisnis dalam sebuah perusahaan menengah ke atas saat ini, maka perusahaan tersebut juga harus didukung oleh berbagai aspek lainnya. Salah satu yang menjadi sebuah kewajiban adalah sebuah solusi data center yang memadai. “Data center bagi perusahaan menengah ke atas sudah bukan menjadi sebuah tren yang bisa untuk dimiliki, melainkan menjadi sebuah keharusan untuk memilikinya. Selain menjadi sebuah tempat penyimpanan data semata, data center ini pun juga berfungsi sebagai sarana interaksi kepada pelanggan,” demikian dituturkan Michael Kurniawan, selaku Business Vice President dari Schneider Electric IT Indonesia yang juga menjadi salah satu pembicara dalam acara konfrensi pers. Tren akan data center sebagai bisnis ini telah berkembang pesat, dan akan menjadi hal vital untuk masa yang akan datang.

Schneider Electric Indonesia sendiri meberikan solusi data center untuk bisnis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan para pelanggannya. Solusi yang ditawarkan adalah InfraStruXure, di mana ini adalah sebuah arsitektur ruang IT yang dirancang mampu mengurangi kompleksitas data center, meminimalisasi pemborosan energi, serta memberikan infrastruktur tangguh dan mampu diandalkan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Data center dengan perencanaan infrastruktur yang kuat ini akan mampu bertahan jauh lebih lama dan mengurangi resiko terjadinya gangguan dalam menjalankan bisnis perusahaan.

Infrastruktur yang ditawarkan oleh Schneider Electric ini telah mencakup hampir keseluruhan akan kebutuhan sebuah data center, termasuk di antaranya adalah UPS, sistem pendingin, beragam rak yang dapat memuat semua merk produk, dan arsitektur sistem keamanan dan manajemennya. Keseluruhan ini telah dikembangkan, diatur, serta diuji coba sebelum akhirnya dipasang.  Solusi ini menyatu ke dalam solusi data center secara keseluruhan yang mampu terintegrasi dan dapat diekspansi jika dibutuhkan. Efisiensi daya listrik dan biaya IT secara keseluruhan juga mencapai hingga 30%.

IMG_0069

Selain memberikan solusi untuk infrastruktur data center, Schneider Electric juga menawarkan strategi Data Center Life Cycle Services, di mana solusi ini akan memberikan bantuan perencanaan data center yang disesuaikan dengan kebutuhan dari perusahaan yang hendak menggunakan sebuah data center untuk bisnisnya. Sehingga dengan adanya layanan ini, data center yang hendak dirancang akan memiliki efisiensi, kesiagaan serta keamanan yang jauh lebih terjamin selama siklus tersebut berlangsung.

Berbagai solusi untuk kebutuhan infrastruktur data center dari Schneider Electric ini dilengkapi dengan tim berpengalaman akan membantu pelanggannya dalam melakukan desain, membangun, pengoperasikan, serta menganalisa aset IT mereka. Sehingga perusahaan yang menggunakan solusi tersebut akan mendapatkan efisiensi yang lebih maksimal.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Kreator Lies of P Buka Lowongan Untuk Generative AI Creator

Kreator Lies of P membuka posisi baru untuk Generative AI…
May 13, 2026 - 0

Shift Up Janji Ungkap Stellar Blade 2 dan Project Spirits Pada 2026

Demi menjawab antusiasme fans mengenai game barunya, Shift Up janji…
May 12, 2026 - 0

Sega Resmi Batalkan Proyek Ambisius “Super Game”

Sega resmi membatalkan proyek ambisius Super Game yang telah berjalan…
May 12, 2026 - 0

Arena Breakout: Infinite Siapkan Mode PVE Permanen Mulai Juli 2026

Arena Breakout: Infinite akhirnya putuskan untuk hadirkan mode PVE permanen…