Sistem Blokir Malware Otomatis Sedang Diuji di Google Chrome

Author
Ozal
Reading time:
November 7, 2013
logo-chrome-baru

Sebuah browser Google Chrome versi pengembang akan secara otomatis memblokir malware yang mencoba menyerang, saat pengguna berselancar internet maupun mengunduh file. Bahkan, Google mengklaim, sistem anti-malware sudah tidak bisa lagi mendeteksi malware karena memang telah terblokir secara otomatis.

Chrome yang disebut sebagai versi “Canary” ini masih dalam tahap pengujian awal oleh para pengembang. Seperti halnya software antivirus, browser tersebut nantinya akan memberitahu peringatan kecil ke pengguna di area tampilan download bahwa Google telah mencegah file yang berisi malware. Kemampuan “Safe Browsing” Chrome tersebut mampu memblokir malware yang berasal dari 10 ribu website baru tiap harinya.

Secara otomatis, sistem download di Google Chrome tersebut akan memblokir malware “tradisional” yang seringkali lolos dari pengawasan antivirus dan pengguna file tanpa sadar telah mengunduh file dianggap aman-aman saja. Kemungkinan besar, pengguna Chrome versi ini tidak bisa lagi membuat pilihan, apakah mereka mau mengunjungi website dan mengunduh file yang terindikasi memuat malware di dalamnya.

Google Chrome

Pada Mei lalu, NSS Labs sempat menguji kemampuan keamanan anti-malware lima browser terkemuka terhadap 754 malware. Hasilnya, browser besutan Microsoft, IE 10 berada di posisi puncak yang mampu memblokir 99,98 persen dari malware tersebut. Sementara itu, Google berada di posisi kedua sebesar 83,16 persen, Safari 10,15 persen, Firefox 9,9 persen, dan Opera berada di bawah 2 persen dari 754 malware yang ada.

Teknologi otomatis anti-malware ini, sebenarnya di satu sisi bisa menjadi dilema, khususnya bagi pengguna yang suka mengunduh aplikasi termasuk game bajakan. Umumnya, aplikasi bajakan tersebut membutuhkan semacam “crack” agar bisa dijalankan normal layaknya versi original. Namun banyak file crack tersebut malah terdeteksi sebagai virus oleh software anti-virus, meski file-nya telah berhasil diunduh oleh melalui browser.

(sumber: PC World)

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 16, 2026 - 0

Valve Dikabarkan Siapkan Panel OLED Untuk Steam Frame VR

Valve dikabarkan tengah mengembangkan panel OLED untuk Steam Frame dengan…
October 16, 2026 - 0

ASUS ROG Xbox Ally X20 Resmi Masuk Indonesia

ASUS ROG Xbox Ally X20 resmi hadir di Indonesia dengan…
October 16, 2026 - 0

Sony Rayakan Ultah Ke-30 Gran Turismo Dengan DualSense Limited Edition

Sony mengumumkan DualSense Gran Turismo Limited Edition guna menyambut datangnya…
October 16, 2026 - 0

Xbox Nano Hadirkan Controller Mungil yang Bisa Dikantongi

Xbox hadirkan controller mungil Xbox Nano yang bisa dikantongi dan…