Canon EOS R8 Mark II Debut, Bawa 5-Axis In-Body Image Stabilization
Canon mengumumkan kamera mirrorless terbarunya, yaitu EOS R8 Mark II. Dibanding pendahulunya, Canon EOS R8 Mark II kini hadir dengan berbagai peningkatan seperti adanya In-Body Image Stabilization dan koneksi Wi-Fi yang lebih mumpuni.
Spesifikasi Canon EOS R8 Mark II
Salah satu peningkatan yang dibawa R8 Mark II dibanding R8 adalah adanya 5-axis IBIS (In-Body Image Stabilization). Saat dipasangkan dengan lensa yang punya IS (Image Stabilization), kamera ini diklaim bisa punya stabilisasi hingga 7,5 stops.
Sama seperti pendahulunya, R8 Mark II masih menggunakan mounting RF dan sensor full frame 24,2 MP. Ada mode burst yang bisa mengambil hingga 40 gambar per detik saat menggunakan electronic shutter. Dibanding R8, ada peningkatan kapasitas buffer di mana sekarang, kamera bisa mengambil hingga 73 gambar RAW atau 190 gambar JPEG resolusi penuh dalam sekali burst saat menggunakan kartu memori UHS-II 128 GB.
Urusan autofocus, Canon mengandalkan Dual Pixel CMOS AF II yang mencakup 100 persen area sensor. Kini, autofocus-nya juga bisa berfungsi di kondisi cahaya yang lebih gelap, hingga EV -7.5 saat menggunakan lensa dengan aperture f/1.2, peningkatan dari R8 yang ada di EV -6.5. Fitur tracking manusia, binatang, dan kendaraan juga disertakan di sini.
Bicara soal video, kamera ini mendukung perekaman hingga 4K 60 fps hasil oversampling dari 6K. Untuk frame rate yang lebih tinggi, ada juga dukungan untuk FHD 180 fps. Color profile C-Log3 juga disertakan, sementara untuk HDR, ada dukungan untuk HLG dan PQ.
Baca Juga: Canon Siapkan PowerShot G7 X Terbaru dengan Upgrade Signifikan • Jagat Review
Untuk spesifikasi lainnya, Canon EOS R8 Mark II dilengkapi dengan viewfinder OLED beresolusi 2,36 juta titik, layar 3 inci, baterai LP-E17, dan multi-controller. Urusan konektivitas, ada dukungan untuk Wi-Fi 6 yang mendukung band 2.4 GHz dan 5 GHz, Bluetooth 5.3, USB-C, serta HDMI.
Canon EOS R8 Mark II diperkirakan akan dijual mulai bulan Oktober 2026 dengan harga body only di USD 1899 atau sekitar Rp 33,7 juta. Kalau nantinya rilis di Indonesia, kira-kira berapa ya harganya?















