Pemerintah Belanda: Google Melanggar Hukum

Author
Patrick
Reading time:
November 29, 2013
Google Logo

Data Protection Authority (DPA) milik pemerintah negara Belanda telah mengumumkan bahwa metode pengumpulan data Google telah melanggar regulasi negara tersebut terkait privasi. Agensi pemerintahan ini fokus pada kebijakan privasi Google yang dibuat tahun lalu yang memungkinkan data pengguna dari sejumlah produk Google digabung menjadi satu.

“Google membuat suatu jaring tak terlihat untuk menjaring data pribadi, tanpa sepengetahuan kita,” ujar ketua DPA Jacob Kohnstamm pada sebuah pernyataan tertulis. “Dan ini dilarang oleh hukum:

Google tetap bertahan pada pandangannya bahwa kebijakan privasi mereka ini dibuat untuk memudahkan meningkatkan pengalaman pengguna, namun para kritikus, termasuk DPA, menilai bahwa perubahan ini dibuat untuk membuat suatu sistem iklan baru di seluruh produk Google.

“Sejumlah data-data ini pada dasarnya adalah data sensitif, seperti informasi pembayaran, data lokasi, serta informasi browsing pengguna ke beberapa website,” tambah Kohnstamm. “Google tidak menginformasikan pengguna secara benar mengenai proses penggabungan data mereka dari seluruh layanan Google.”

DPA telah mengundang Google untuk sesi dengar pendapat yang mana kemungkinan besar mereka akan mendapatkan regulasi baru mengenai kebijakan mereka ini.

via DPA

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 21, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Hadirkan Hard Mode Sejak Awal

Tim pengembang Final Fantasy VII Revelation pastikan Hard Mode bisa…
October 21, 2026 - 0

Revisi Nintendo Switch 2 di Eropa Tetap Bawa Layar yang Sama

Revisi Nintendo Switch 2 di Eropa bawa kemudahan penggantian baterai,…
October 21, 2026 - 0

Attack Shark R5 Turbo Hadirkan Mouse Esports Dengan Bodi Carbon Fiber

Attack Shark meluncurkan mouse gaming kompetitif R5 Turbo, hadir dengan…
October 21, 2026 - 0

IQUNIX Umumkan Keyboard Gaming Esports EV63 EDG Edition

Keyboard gaming IQUNIX EV63 EDG Edition hadirkan fitur gaming kompetitif…