Uji Performa VGA AMD Radeon R9 290X Pada Eyefinity 3 Monitor

Reading time:
November 6, 2013

Untuk kalangan pengguna tertentu, konfigurasi sistem gaming dengan monitor lebih dari satu buah merupakan salah satu langkah untuk menikmati pengalaman bermain game berbeda dari biasanya atau bahkan berbeda dibandingkan pengguna lainnya. Sistem gaming multi-monitor memang menuntut pengorbanan besar dari segi finansial pengguna tersebut. Tidak hanya perlu menyediakan monitor lebih dari satu buah, pengguna juga perlu menyediakan sistem gaming dengan graphics card sangat bertenaga untuk menangani resolusi gambar gambar besar hasil penggabungan tiga monitor. Tentu saja hal itu dilakukan untuk menjamin game tetap dapat dimainkan dengan nyaman tanpa mengorbankan setting kualitas grafik. Oleh karena itu pada pengujian performa gaming pada konfigurasi multi-monitor Eyefinity kali ini kami menggunakan graphics card single-GPU terbaik sekaligu terkencang dari AMD yaitu Radeon R9 290X. Tidak lengkap rasanya pengujian Radeon R9 290X kami jika tidak menyertakan pengujian di resolusi gambar super besar seperti Eyefinity kali ini.

amd r9 290x on system

Graphics card AMD dan NVIDIA memiliki solusi masing-masing untuk menghadirkan solusi gaming multi-monitor. AMD dengan Eyefinity sementara NVIDIA dengan Surround. Walaupun begitu, berbeda dengan solusi dari NVIDIA, hingga Radeon HD 7000 Series, solusi multi-monitor dari AMD membutuhkan konektivitas Display Port untuk monitor ketiga untuk bisa bekerja dimana NVIDIA cukup menggunakan konektivitas HDMI. Seperti kita ketahui, hingga saat ini populasi monitor dengan konektivitas Display Port di Indonesia tergolong masih jarang dimana populasi monitor D-Sub, DVI, dan HDMI masih mendominasi. Sebenarnya terdapat solusi lain dimana pengguna dapat menggunakan konverter mini/Full Display Port ke HDMI atau DVI. Akan tetapi konverter display tersebut mengharuskan pengguna mengeluarkan biaya ekstra beberapa puluh dolar dan usaha untuk mencarinya. Untunglah solusi multi-monitor Eyefinity milik AMD kini semakin mudah dengan hadirnya Radeon R9/R7 200 Series.

Platform Pengujian AMD Radeon R9 290X Eyefinity

  • Prosesor: Intel Core i7 3960X @4.5 GHz
  • Motherboard: Intel DX79SI LGA2011 socket
  • Graphics Card:  AMD R9/R7 200/HD 7000/HD 6000/HD 5000 Series; NVIDIA GTX 500/600/700 Series & GTX TITAN
  • Memory: 4x 2GB Kingston HyperX blu. (@1600 MHz; 1.65 V)
kingston hyperx blu dc kit2
  • Storage: Kingston HyperX SSD 120GB
kingston hyperx ssd
  • Power Supply: Corsair AX1200
corsair
  • CPU Heatsink: Corsair H100 (Fan Speed Minimum)
corsair h1002
  • Casing: Corsair 500R (All Fan On)
corsair carbide 500r2 asus vn247h
  • Input: Generic Keyboard and Mouse
  • OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1
  • Driver : Catalyst 13.11 Beta v8 (R9 290X)|13.11 Beta|13.10 Beta 2|13.6 Beta 2|13.1|12.2|12.3|12.8; Forceware 331.58|326.80|326.4|320.49|320.39|314.07|306.23|304.79 Beta

(*) Seluruh graphics card diuji pada setting default yang disediakan driver tersebut, pada versi tersebut.

Radeon R9/R7 200 Series Eyefinity

amd eyefinity 02

Pada graphics card generasi penerus Radeon HD 7000 Series ini, AMD menerapkan metode baru untuk mempermudah pengguna mendapatkan konfigurasi multi-monitor Eyefinity. Hingga monitor ketiga pengguna tidak perlu lagi menggunakan konektivitas Display Port, cukup dengan menggunakan konektivitas HDMI. Sedangkan monitor pertama dan kedua tetap menggunakan konektor DVI. Sedangkan konektivitas Display Port hanya diperlukan jika pengguna menggunakan lebih dari tiga monitor. Selain memberikan kemudahan instalasi, dengan metode Eyefinity seperti ini akan menghemat biaya mengingat monitor dengan konektivitas DVI dan HDMI sudah bisa didapatkan pada kisaran harga di bawah 2 juta rupiah.

amd eyefinity 01 amd eyefinity6
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Ini adalah laptop terbaru dari ASUS yang cantik banget! Bodinya…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…

Gaming

May 21, 2026 - 0

Warhorse Studios Siapkan Kingdom Come Baru & RPG Lord of the Rings

Warhorse Studios resmi mengembangkan game Kingdom Come Deliverance baru dan…
May 21, 2026 - 0

Hasbro Batalkan Game Dungeons & Dragons Garapan Giant Skull

Hasbro membatalkan game Dungeons & Dragons garapan Giant Skull, studio…
May 21, 2026 - 0

LEGO 2K Drive Dihapus dari Toko Digital & Server Online Ditutup Tahun 2027

Akibat berakhirnya masa lisensi, LEGO 2K Drive dihapus begitu saja…
May 20, 2026 - 0

Steam Controller Baru Bisa Menjerit Ketika Dijatuhkan

Steam Controller baru ternyata memiliki easter egg tersembunyi yang begitu…