Detektif Inggris Selidiki Kasus Cybercrime £ 1 Juta

Author
Ozal
Reading time:
December 16, 2013

Detektif kepolisian dari unit cyber crime Inggris (MPCCU) tengah menyelidiki pencurian uang senilai £ 1 juta atau hampir Rp 20 miliar dari dua bank dengan menggunakan perangkat lunak berbahaya untuk mengakses rekening nasabah.

cybercrime

Saat ini, pihak kepolisian sudah berhasil meringkus empat orang yang diduga menjadi bagian dari komplotan cybercrime di Inggris. Empat orang tersebut, dua di antaranya pria berusia 31 tahun, sementara dua lainnya lagi ialah wanita berusia 27 dan 24 tahun. Mereka dicurigai telah melakukan tiga kejahatan sekaligus, yakni penipuan online, pencucian uang, dan kepemilikan bahan peledak.

Dalam penggerebekannya itu, polisi menyita uang senilai £ 80.000 (Rp 1,6 miliar). Namun anehnya, polisi juga menemukan sebuah granat dalam kehidupan hidup atau belum digunakan sama sekali. Cukup aneh memang, barang berbahaya tersebut bisa ditemukan di tempat persembunyian penjahat cyber.

North London raids

Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah komputer, smartphone, dan perangkat media lainnya, serta berbagai perhiasan mewah dengan merek ternama. Saat ini, keeempat tersangka tersebut sedang ditahan di kantor kepolisian London di Scotland Yard, hingga menunggu persidangan.

Unit detektif cyber crime yang baru saja dibentuk pada Oktober lalu itu mengatakan, modus operandi cyber yang mereka lakukan ialah dengan mengirimkan email berisi malware berbahaya ke nasabah dan mengaku sebagai pihak bank. Belum diketahui berapa banyak yang telah menjadi korban cybercrime tersebut, tetapi diperkirakan uang senilai £ 1 juta telah tersedot dari para nasabah yang membuka email bermuatan malware tersebut.

“Penangkapan yang dilakukan unit cybercrime ini juga merupakan bagian dalam penyelidikan yang kami duga dilakukan oleh jaringan kejahatan terorganisir internasional dengan menargetkan sejumlah nasabah bank di London dan seluruh Inggris,” ujar Kepala Inspektur MPCCU, Jason Tunn, dilansir dari the Guardian.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 12, 2026 - 0

Star Wars: Fate of the Old Republic Dibiayai Oleh Mantan Eksekutif NetEase

Fakta baru mengenai pihak yang mendanai Star Wars: Fate of…
May 12, 2026 - 0

Founder Guerilla Games Kembangkan Pesaing Unreal Engine, Bernama Immense Engine

Co-founder Guerrilla Games kembangkan Immense Engine, game engine asal Eropa…
May 12, 2026 - 0

Kantor Electronic Arts Akan “Diserang” Gamer Guna Tolak Proses Akuisisi

Gamer menyiapkan aksi protes di kantor Electronic Arts guna menolak…
May 12, 2026 - 0

Saham Nintendo Anjlok 10% Pasca Laporan Keuangan Terbarunya

Saham Nintendo alami penurunan hingga 10% setelah proyeksi penjualan Switch…