COS, Sistem Operasi Buatan Pemerintah Cina

Author
Ozal
Reading time:
January 19, 2014

Saat ini, Cina memiliki sekitar 270 juta pengguna perangkat dengan platform Android. Sistem operasi mobile milik Google itu kini telah memicu Cina menjadi pasar smartphone, m-commerce, dan jejaring sosial mobile terbesar di dunia. Sayangnya, hal inilah yang justru tidak terlalu membuat pemerintah Cina senang.

Atas dasar itulah, pemerintah kemudian tergerak untuk menciptakan sistem operasi mobile buatan dalam negeri sendiri bernama COS atau kepanjangan dari China Operating System. Platform mobile tersebut bukan lagi wacana visioner belaka, namun telah resmi diluncurkan pada minggu ketiga Januari ini.

OS Cina 2

COS yang merupakan sistem operasi berbasis Linux itu dikembangkan oleh Institute of Software at the Chinese Academy of Sciences (ISCAS) milik Pemerintah Cina. ISCAS bertujuan ingin mengakhiri era Android di Cina dan platform mobile lainnya besutan perusahaan AS, seperti iOS dan Windows Phone dengan menggandeng berbagai raksasa vendor smartphone dalam negeri.

Dilansir dari Tech in Asia dalam peluncurannya, pihak ISCAS mendemokan COS ke smartphone, tablet, laptop, dan perangkat set-top-box. Salah satunya melalui HTC One. Hasilnya, COS pun mampu berjalan lancar. Sejak Agustus tahun lalu, HTC memang dikabarkan sedang menjalin proyek rahasia dengan Pemerintah Cina guna menggarap COS. Hanya saja, HTC enggan memberikan komentar.

Namun yang cukup disayangkan adalah terdapat beberapa fitur di COS yang terlalu mirip dengan Android seperti multitasking, konten streaming, dan remote desktop. Bahkan, background-nya pun mengingatkan pada tampilan versi default di Android versi 4.0 ke atas (Ice Cream dan Jelly Bean) yang berwarna hitam.

COS sendiri sebenarnya bukan sistem operasi pertama buatan Pemerintah Cina. Jauh sebelum itu, tepatnya pada 2009 silam, pihaknya melalui operator seluler China Mobile (BUMN Pemerintah Cina), membesut OS mobile bernama OPhone OS yang juga berbasis Linux. Namun, Ophone OS hanya berumur satu tahun dan hanya satu smartphone saja yang dilepas ke pasar Cina. Pasalnya, China Mobile tak mampu membendung kesuksesan iPhone yang pada 2010 silam yang mulai banyak dipasarkan oleh pesaingya, seperti China Unicom.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…

Gaming

July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…
July 3, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Siapkan Switch 2 dengan Layar LCD Baru

Nintendo dikabarkan tengah menyiapkan Switch 2 dengan panel LCD baru…
July 3, 2026 - 0

Xbox Tegaskan Tak Kurangi Investasi Game Meski Lakukan PHK Massal

Xbox menegaskan investasi untuk pengembangan game tidak berkurang meski perusahaan…