VGA Gaming Terbaik Tahun 2013 (Unlimited Budget)

Reading time:
January 29, 2014

Sepanjang tahun 2013 kita semua telah melihat bagaimana serunya persaingan antara divisi graphics card AMD dan juga NVIDIA. AMD mengisi tahun 2013 dengan melengkapi lini Radeon HD 7000 Series mereka serta merilis graphics card generasi terbaru mereka yaitu Radeon R9/R7 200 Series. Tidak ketinggalan NVIDIA juga mengisi tahun 2013 lalu dengan graphics card Kepler generasi dua melalui GeForce GTX 700 Series serta merilis salah satu produk fenomenal mereka, TITAN.

Sama seperti pernah kami lakukan satu tahun lalu, penutupan tahun 2013 kami peringati dengan memberikan penghargaan kepada sejumlah graphics card terbaik yang dirilis di tahun tersebut. Beragamnya graphics card di pasaran memang sempat menyulitkan kami dalam menentukan pilihan. Terlebih kami juga harus mempertimbangkan performa serta feature unik setiap graphics card. Pencarian tersebut akhirnya berbuah manis dengan berhasil masuknya sejumlah graphics card dalam daftar pilihan kami.

Untuk ronde pertama, kami memilih graphics card gaming terbaik di tahun 2013, tanpa mempertimbangkan budget. Tentu saja walaupun tidak mempertimbangkan besarnya dana pembelian graphics card, kami memilih untuk tidak menyertakan solusi grapics card multi-GPU mengingat solusi tersebut terkadang lebih banyak memberikan sejumlah masalah kepada pengguna dibandingkan solusi single-GPU.

AMD

Graphics card AMD manalagi yang berhasil menghasilkan fenomena tersendiri di tahun 2013 selain Radeon R9 290X. Di jual pada kisaran harga $549 (MSRP online), Radeon R9 290X tidak hanya berhasil menghadirkan performa gaming memuaskan tetapi juga berhasil mengubah peta persaingan graphics card di kelas atas. Tidak hanya itu, Radeon R9 290X juga membuat ajang adu cepat graphics card single-GPU terkencang kembali memanas. Oleh karena itu tidak aneh jika Radeon R9 290X menjadi salah satu graphics card gaming pilihan terbaik kami dari AMD.

ASUS R9 290X DirectCU II OC
ASUS R9 290X DIRECTCU II OC 1050 5400

 

ASUS R9 290X DirectCU II OC dilengkapi maksimum clock GPU sebesar 1050 MHz dan clock memori sebesar 5400 MHz. Dengan spesifikasi clock seperti itu, produk tersebut merupakan Radeon R9 290X paling kencang di pasaran hingga akhir tahun 2013, dengan sistem pendingin air cooling. Untuk menunjang performa graphics card tetap pada kondisi optimal, ASUS melengkapi graphics card mereka dengan sistem pendingin DirectCU II generasi terbaru untuk performa pendinginan 20% lebih baik dibandingkan sistem pendingin reference serta PCB non-reference dengan komponen DIGI+ VRM with Super Alloy Power untuk durabilitas graphics card lebih baik. Menariknya, pada paket penjualan graphics card tersebut ASUS menyertakan stiker cover heatsink warna merah dan emas agar pengguna dapat melakukan kostumisasi penampilan graphics card dengan bebas. Berbagai keunggulan tersebut membuat kami tidak segan untuk menyematkan “Gold Award” kami kepada ASUS R9 290X DirectCU II OC.

Sapphire Tri-X R9 290X OC

 

SAPPHIRE TRI-X R9 290X 4GB GDDR5 OC (UEFI) 1040 5200

 

Kandidat kedua kami adalah Sapphire Tri-X R9 290X OC dengan maksimum clock GPU sebesar 1040 MHz dan clock memori sebesar 5200 MHz. Tingginya performa di sektor gaming juga ditunjang penggunaan sistem pendingin super besar dengan tiga buah kipas berdiameter 85 mm bernama Tri-X. Menariknya, sistem pendingin Tri-X masih menggunakan desain dual slot sehingga tidak memakan banyak tempat di dalam casing. Terdapat lima buat heatpipe tembaga untuk mengalirkan panas dari chip GPU menuju sirip-sirip heatsink dari bahan alumunium. Setumpuk keunggulan yang dimiliki Sapphire Tri-X R9 290X OC membuat kami tidak segan untuk memberikan “Silver Award” kepada graphics card tersebut.

Share

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…

Gaming

August 19, 2026 - 0

Halo Multiplayer Buatan Activision Dikabarkan Telah Dibatalkan

Prototipe untuk Halo multiplayer yang melibatkan Activision dan Sledgehammer Games…
August 18, 2026 - 0

Honkai: Star Rail 4.5 Bawa Robin dan Aventurine Liburan di Astropolis

Honkai: Star Rail Version 4.5 hadir membawa Robin Summeretto, Aventurine…
August 18, 2026 - 0

Zelda Dikabarkan Akan Menjadi Tema Baru Untuk Switch 2 Edisi Spesial

Bocoran untuk Nintendo Switch 2 edisi spesial diklaim akan menggunakan…
August 18, 2026 - 0

Pasokan SSD Diklaim Tak Mampu Penuhi Permintaan Hingga 2030

Gamer tampaknya akan semakin sulit siapkan storage berbasis SSD untuk…