Pemblokiran Produk Samsung yang Diminta Apple Ditolak

Reading time:
March 7, 2014

Samsung dan Apple kembali mengukir “cerita baru” mereka di pengadilan tinggi Amerika Serikat terkait pelanggaran hak paten. Perseteruan antara kedua perusahaan elektronik ternama di dunia itu memang sudah berjalan cukup lama. Bahkan sempat dikabarkan bahwa Samsung dan Apple akan melakukan mediasi perdamaian, namun ternyata tidak menghasilkan kesepakatan apapun, dan proses tuntut-menuntut akan tetap berlanjut.

Samsung

Kini, proses tuntutan yang masih berlanjut antara kedua perusahaan itu telah menghadirkan cerita baru. Apple yang sebelumnya mendapat bantuan dari Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, dalam menghadapi Samsung di persidangan, kali ini harus menerima keputusan dari hakim distrik, San Jose, California, Amerika Serikat, yaitu Lucy Koh.

Menurut berita yang kami sadur dari Reuters, Lucy Koh memutuskan telah menolak permintaan Apple yang menginginkan beberapa jajaran produk smartphone Samsung diblokir dari pasar Amerika Serikat.

Keputusan hakim tersebut juga tampaknya memiliki alasan yang cukup mendasar karena Apple tidak memiliki cukup bukti yang diajukan terkait permintaan pemblokiran produk smartphone Samsung kepada pemerintah setempat.

Pihak Samsung tampaknya cukup senang dengan keputusan dari pihak pemerintah distrik San Jose, California. “Kami sangat senang dan setuju dengan keputusan yang diambil oleh pemerintah setempat setelah melakukan beberapa pengujian terlebih dahulu. Beberapa fitur yang ada di produk kami bukanlah sebuah pelanggaran”.

Akan tetapi, Apple tampaknya tetap akan mengajukan banding dan berniat ingin membawa beberapa barang bukti baru termasuk produk smartphone terbarunya Samsung.

Namun diluar dari keputusan tersebut, Lucy Koh menyatakan bahwa tuntutan terhadap Samsung sebesar USD930 juta masih tetap berlaku. Tuntutan ini dikarenakan bahwa beberapa juri yang melakukan penyelidikan kasus pelanggaran paten pada 2012 lalu, menemukan beberapa bukti kesalahan yang dilakukan oleh Samsung pada beberapa produknya.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Sony Beri Dana Kepada Lebih Dari 120 Proyek Game Indie

Dukungan Sony terhadap pengembangan game indie kembali diperlihatkan, dengan dukung…
May 13, 2026 - 0

Kantor Pusat Nintendo Kembali Jadi Target Ancaman Bom

Nintendo kembali menerima ancaman bom di kantor pusat Kyoto, dan…
May 13, 2026 - 0

Katsuhiro Harada Dirikan Studio Game Baru Bersama SNK

Katsuhiro Harada yang dikenal sebagai bapak dari seri Tekken baru…
May 13, 2026 - 0

Rumor: Assassin’s Creed Hexe Diklaim Akan Bawa Kembali Ezio Auditore

Rumor seputar Assassin's Creed Hexe semakin menggila dengan munculnya klaim…