Review Cooler Master Hyper 612 PWM: HSF Senyap Berkemampuan Baik

Reading time:
April 3, 2014

Pengujian

Berikut ini spesifikasi sistem yang kami gunakan saat melakukan pengujian.

Spesifikasi Sistem Pengujian

SONY DSC

Kami menggunakan sistem sebagai berikut:

  • Processor: Core i5-4670K (default: 3.8Ghz, 1.05 V, overclocked: 4.2Ghz, 1.15 V)
  • Memory: Kingston HyperX DDR3 – 1600 Mhz 2 x 4 GB (XMP)
  • Motherboard: MSI Z87 MPower SP
  • Casing: Corsair Carbide 400R
  • Storage: Kingston HyperX 3K 120 GB
  • Power Supply: Galaxy Hall of Fame 1200W
  • Operating System: Windows 7 Ultimate 64-Bit SP 1

Program yang Digunakan

  • LinX 0.6.4 – Aplikasi yang kami gunakan untuk memberi beban kerja kepada prosesor. Dengan aplikasi ini, kami juga sekaligus membebani Memory Controller pada prosesor dengan mengatur agar LinX memenuhi penggunaan memory sebanyak 7000 MB.
  • OCCT 4.3.2 – Aplikasi yang digunakan untuk memberikan beban kerja kepada GPU yang ada di dalam processor dengan setting: DirectX Version : DirectX10, Resolution 1024 x 768, Shader Complexity 1, dan FPS Limit 60.
  • Core Temp 1.0 RC3 – Aplikasi yang digunakan untuk memantau suhu maksimum dan minimum prosesor selama pengujian.
  • GPU-Z 0.7.1 – Aplikasi yang digunakan untuk memberikan informasi dari graphic card yang digunakan, dalam hal ini adalah IGP (Integrated Graphics Processors).
  • CPU-Z 1.64.2 – Aplikasi yang digunakan untuk memberikan informasi mengenai sistem yang sedang berjalan.

Skenario Pengujian

Skenario pengujian kami sebagai berikut:

  • Memberikan Full Load kepada CPU selama +/- 30 Menit dan Idle Time +/- 3 Menit.
  • Memberikan Full Load kepada CPU  dan GPU selama +/- 30 Menit dan Idle Time +/- 3 Menit.

Dengan skenario pengujian ini, mari kita lihat performa dari Cooler Master Hyper 612. Kami menjaga suhu ruangan berkisar diantara 27oC – 28oC.

*NB: Keadaan Idle adalah keadaan sistem didiamkan setelah mendapatkan load setelah pengujian.

Hasil Pengujian

Suhu yang tercantum dalam grafik adalah suhu rata-rata dari seluruh core selama benchmark berlangsung dan idle time.

Default LINX Linx OC

Cooler Master Hyper 612 PWM ini mampu menahan panas dari Intel Core i5 4670K dengan cukup baik. Terlihat perbedaan suhu di grafik saat sistem berjalan default pada kondisi full load antara stock dengan Hyper 612 berada di kisaran  +/- 15.oC. Sedangkan saat prosesor dioverclock, CM Hyper 612 PWM ini mampu menahan suhu di kisaran 36oC dan full load di kisaran 67.9oC. Terdapat perbedaan yang cukup jauh dari kondisi full load saat menggunakan Intel stock heatsink.

OCCT default OCCT OC

Saat dilakukan penambahan variable penggunaan IGP (Intel HD Graphics), Hyper 612 ini tetap menunjukkan performa yang cukup baik. Tercatat rata-rata temperatur saat kondisi full load di kecepatan default adalah 50.3oC. Cukup jauh bila dibandingkan dengan penggunaan stock cooling yang mencapai 70.6oC. Saat sistem di-overclock dan berjalan pada kondisi full load pun perbedaan marginnya berada dikisaran +/-28.oC.    

Kesimpulan

6eb642e349a6a86060b96c808d6fdb9d_1361408974

Satu hal menarik dari produk ini adalah plat yang terdapat di atas heatsink yang dapat menambah menarik penampilan dari Hyper 612. Heatsink ini mampu menahan panas dari sebuah Intel Core i5 4670K baik dalam keadaan default maupun teroverclock. Fan yang diberikan juga tidak menimbulkan suara yang  mengganggu saat digunakan dalam kondisi full load. Fan tersebut mempunyai range kecepatan di 500-2000RPM.

Heatsink ini mendukung penggunaan 2 kipas dalam bentuk push-pull. Kami merasa bila Anda menggunakan dua fan, kemampuan heatsink ini akan lebih baik lagi. Sayangnya, Cooler Master tidak menyediakan kipas kedua dalam paket penjualan Hyper 612, mungkin lebih disebabkan karena masalah harga jual.

Sayangnya, dengan ukurannya yang besar, heatsink ini bermasalah dengan kompatibilitas saat menggunakan RAM ber-heatspreader tinggi. RAM jenis tersebut akan membentur heatsink. Jadi saat Anda menggunakan heatsink ini, pastikan Anda menggunakan RAM yang mempunyai tinggi heatspreader normal atau low profile.

Pemasangan dari heatsink ini juga tergolong cukup mudah, Anda hanya perlu memasang mounting, memasukkan mountingnya ke motherboard lalu menguncinya dengan mur.

Di beberapa toko di Indonesia, Cooler Master Hyper 612 PWM ini dijual dengan harga kisaran Rp 600 ribu rupiah.

Kelebihan

  • Pemasangan yang tergolong mudah
  • Kipas yang diberikan tergolong tidak berisik
  • Plate pada bagian atas yang membuat penampilan semakin menarik

Kekurangan

  • Ukuran yang besar sehingga terjadi masalah dengan kompatibilitas ketika RAM ber-heatspreader tinggi
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…