Cegah Penggulingan, Pemerintah Irak Tutup Akses Sosial Media

Author
Cerira
Reading time:
June 15, 2014

Pemerintah Republik Irak mengumumkan bahwa mereka telah menutup akses ke sejumlah media sosial di negara tersebut, seperti Facebook, Twitter, Google dan beberapa situs lain. Hal tersebut dilakukan sebagai respon atas pemberontakan dari Islamic State of Iraq dan Levant (ISIS).

iraq-isis-video_2939106b

Pemerintah Irak memerintahkan kementerian komunikasi negara tersebut untuk memblokir situs-situs yang memiliki pengaruh kuat dalam menentang pemerintahan dan khawatir Islamic State of Iraq dan Levant menggunakan outlet-outlet untuk mengorganisir pemberontakan mereka. Meskipun publikasi lain melaporkan bahwa sebab dari pemblokiran tersebut tidak jelas alasannya, namun puluhan akun media sosial mengklaim bahwa mereka mendapatkan berita secara resmi dari pimpinan ISIS.

ISIS sendiri dikenal sebagai cabang ekstrimis dari al-Qaeda dan telah dikritik baik oleh PBB maupun Presiden Barack Obama. ISIS telah mengambil alih sejumlah kota utama di Irak dan menurut Obama dalam wawancaranya dengan BBC, Irak akan membutuhkan lebih banyak bantuan dari Amerika Serikat dan komunitas internasional. Washington sendiri tengah mempertimbangkan peluncuran serangan pesawat tak berawak atau drone untuk melawan ISIS.  .

Nampaknya media sosial memang memiliki pengaruh yang kuat dalam mempengaruhi opini para penggunanya terhadap suatu pemerintahan. Penutupan media sosial memiliki sejarah panjang dan sudah banyak negara, terutama negara-negara yang tengah menghadapi konflik, memblokir akses terhadap sejumlah media sosial terkemuka. Di Iran, Twitter pernah diblokir pada tahun 2009, di Korea Selatan diblokir pada tahun 2010 dan di Mesir dan China sejak 2011. Demikian juga dengan Facebook yang juga diblokir di sejumlah negara seperti Mesir, Maroko, Syria dan Iran. Thailand yang tengah dilanda kudeta juga sempat menutup akses ke Facebook meskipun hanya berlangsung setengah jam saja.

Image from jihadist website Wilayat Salahuddin allegedly shows militants on streets of Samarra, Iraq

Menanggapi pemblokiran tersebut, juru bicara YouTube mengatakan bahwa Google juga menyadari adanya pemblokiran tersebut. Pihaknya mendapat laporan bahwa beberapa user tidak bisa mengakses YouTube di Irak padahal tidak ada kesalahan teknis dari pihak YouTube. Saat ini Google masih mengikuti situasi yang berkembang terkait dengan penutupan akses di negara tersebut. Sedangkan pihak Twitter menyatakan bahwa mereka sudah mengetahui tentang hal tersebut namun secara resmi Twitter belum merilis pernyataan terkait dengan pemblokiran tersebut.

Facebook memberikan respon yang cukup kritis, dimana pihak mereka merasa terganggu dengan laporan masalah akses di Irak dan mereka tengah menginvestigasi hal tersebut. Menurut Facebook, membatasi akses ke layanan internet, terutama untuk komunikasi dan perdagangan yang penting bagi jutaan orang, merupakan keprihatinan bagi komunitas global.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 10, 2026 - 0

Valve Rilis Driver Sistem Operasi Windows untuk Steam Machine

Valve resmi merilis driver Windows untuk Steam Machine, memungkinkan instalasi…
July 10, 2026 - 0

Sony Tawarkan Diskon Ketika Pengguna Batalkan PlayStation Plus

Sony dikabarkan menawarkan diskon kepada pengguna yang hendak membatalkan PlayStation…
July 10, 2026 - 0

Roblox Update Sistem Pelaporan Supaya Lebih Informatif

Roblox memperbarui sistem pelaporan mereka dengan proses yang lebih sederhana,…
July 9, 2026 - 0

Petisi Menentang Kebijakan Sony Terus Mendapatkan Dukungan Besar

Petisi "Don't Kill the Disc" terus mendapatkan dukungan besar sebagai…