GSM dan LTE 4G Bisa Berdampingan di Frekuensi Lawas

Author
Ozal
Reading time:
June 23, 2014

Salah satu alasan utama banyak negara, termasuk Indonesia, belum mengadopsi LTE 4G lantaran pihak regulasi dan operator telekomunikasi mesti menyediakan frekuensi baru yang dapat mendukungnya. Untuk dapat mendukung hal tesebut, dibutuh investasi yang tidak sedikit. Pasalnya, frekuensi yang dipakai untuk GSM 3G saat tidak bisa mendukung 4G. Namun, itu dulu. Di masa depan, baik pemerintah maupun pihak operator seluler tak perlu melakukan itu.

lte gsms

Huawei bersama operator seluler terbesar di Eropa, Vodafone, dilaporkan telah berhasil menguji coba teknologi LTE 4G dan GSM 3G yang memungkinkan dapat berbagi frekuensi yang sama. Jadi, tak perlu menghadirkan frekuensi baru untuk mengadopsi teknologi LTE 4G, tetapi bisa menggunakan frekuensi yang ada saat ini.

Huawei dan Vodafone, seperti dikutip dari Computer World, menggunakan teknologi yang disebut GSM-LTE Dynamic Spectrum Sharing atau GL DSS sehingga membuat jaringan GSM dan LTE dapat hidup berdampingan. Teknologi ini akan memberikan lebih banyak ruang untuk LTE ketika pengguna tidak melakukan panggilan suara.

Operator Seluler hanya membutuhkan spektrum yang lebih besar agar bisa mendapatkan akses LTE 4G sekaligus GSM 3G. Sebagai contoh, Vodafone memiliki spektrum sebesar 20MHz di band 1,8GHz. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10MHz dialokasikan untuk LTE, sedangkan sisanya untuk lalu lintas GSM.

Beberapa pihak masih berpikir panjang untuk beralih ke LTE 4G sepenuhnya karena infrastruktur lawasnya untuk GSM jadi tak terpakai. Namun, hal tersebut tak perlu dikhawatirkan. “Apa yang kita lihat sekarang ialah bahwa GSM dan 3G dapat hidup lebih lama dari yang diharapkan sebelumnya. Ini bisa menjadi salah satu hal yang dapat Anda (pihak regulasi pemerintah dan operator seluler) lakukan dalam meningkatkan keberlanjutan dan skalabilitas,” kata Sylvaik Fabre, direktur riset di Gartner.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…

Gaming

August 1, 2026 - 0

Zelda: Ocarina of Time Remake Diprediksi Akan Rilis Dekat Dengan GTA 6

Zelda: Ocarina of Time Remake diprediksi akan rilis pada 2026,…
August 1, 2026 - 0

Sony Berikan Respons Terkait Protes Penghentian Game Disc di 2028

Sony merespons protes soal penghentian game fisik PlayStation, tetapi memastikan…
August 1, 2026 - 0

Sony Pastikan Pasokan Chip PlayStation Aman di Tengah Krisis Komponen

Sony pastikan pasokan chip untuk tahun fiskal ini aman, supaya…
August 1, 2026 - 0

Zelda: Ocarina of Time Berhasil Berjalan Native di iPadOS

Developer memanfaatkan AI untuk membawa Zelda: Ocarina of Time berjalan…