Kioxia Perkenalkan SSD PCIe 6.0 Perdana dengan 332-Layer, Dirancang Buat AI
Kioxia memperkenalkan SSD enterprise CM10 Series dengan interface PCIe 6.0 untuk kebutuhan data center dan AI. SSD ini memakai memori BiCS Flash generasi ke-10 berstruktur 332-layer. Produk tersebut dipersiapkan untuk menangani beban AI berat, termasuk inference dan context caching.
CM10 Series juga mendukung arsitektur Nvidia CMX yang digunakan pada infrastruktur AI. SSD ini dirancang untuk membantu server memproses serta mengakses data dalam jumlah besar dengan cepat. Karena menyasar enterprise, perangkat ini belum ditujukan untuk PC atau laptop konsumen.
Kioxia belum mengungkap angka kecepatan baca dan tulis spesifik dari CM10 Series. Meski begitu, standar PCIe 6.0 NVMe 2.1 diklaim dapat memberikan peningkatan sequential read hingga sekitar 92 persen dibandingkan PCIe 5.0. Performa random read-nya juga disebut mampu meningkat sampai sekitar 85 persen.
Untuk kapasitas, Kioxia menyediakan opsi mulai 1,6 TB hingga 61,44 TB. SSD ini hadir dalam beberapa bentuk, seperti E3.S, E1.S, dan 2,5 inci agar sesuai dengan konfigurasi server yang berbeda. Sistem pendinginnya mendukung direct-cold-plate cooling maupun heatsink konvensional.
CM10 Series turut dibekali fitur keamanan, termasuk opsi enkripsi dan perlindungan kriptografi pascakuantum. Produk ini juga mengikuti standar Open Compute Project Datacenter NVMe SSD Specification v2.7. Dukungan tersebut membuatnya lebih siap dipakai dalam lingkungan data center skala besar.
Sebagai konteks, spesifikasi PCIe 6.0 telah dirilis pada awal 2022 dan SSD generasi ini mulai memasuki pasar data center pada 2025. Teknologi tersebut masih berfokus pada server AI dan komputasi berperforma tinggi, bukan perangkat konsumen. Kioxia akan memamerkan benchmark lengkap CM10 Series pada ajang Future of Memory and Storage, 4–6 Agustus mendatang.















