Hands-On Review Viewsonic Pro8600: Proyektor 6000 Lumens Kaya Konektivitas

Reading time:
June 1, 2014

Penggunaan

Sebagai sebuah proyektor modern, Pro8600 cukup mudah diatur dan digunakan sebagai output display dari berbagai perangkat yang umum digunakan saat ini, seperti desktop, laptop, tablet, dan smartphone. Proyektor ini memiliki fitur auto vertical keystone correction sehingga pengguna bisa dengan mudah mendapatkan proyeksi yang tegak di bidang proyeksi. Selama pengujian, kami menggunakan proyektor ini dari jarak sekitar 1.5 meter dari bidang proyeksi. Dari jarak tersebut kami mendapatkan hasil proyeksi dengan ukuran diagonal sekitar 1 meter.

Viewsonic Pro8600 - 12

Kekuatan proyeksi 6000 Lumens yang dimiliki proyektor ini membuatnya menampilkan proyeksi yang sangat terang ketika digunakan dari jarak dekat. Bahkan, dalam keadaan lampu dalam ruangan menyala pun, proyektor ini mampu menampilkan proyeksi dengan warna kualitas tampilan yang tidak jauh berbeda dengan ketika digunakan dalam ruangan gelap. Penggunaan proyektor ini dalam preset tampilan dengan brightness tinggi dalam ruangan gelap dan jarak proyeksi dekat bisa jadi akan membuat pengguna kurang nyaman karena hasil proyeksi yang terlalu terang. Oleh karena itu, ketika menggunakan proyektor ini dari jarak proyeksi dekat, jangan lupa untuk mengatur tingkat brightness dari proyektor ini ke tingkat yang lebih rendah.

Viewsonic menyediakan Eco Mode di proyektor ini. Mode tersebut memungkinkan Pro8600 untuk beroperasi dengan menurunkan intensitas cahaya proyeksi. Hal itu selain menurunkan konsumsi daya juga membuat lampu yang digunakan memiliki masa hidup yang lebih panjang. Berikut ini hasil pengukuran konsumsi daya yang kami lakukan pada Pro8600.

Konsumsi Daya

  • ECO Mode: On – 340 Watt/424 VA
  • ECO Mode: Off – 430 Watt/481 VA

Konsumsi daya dari perangkat ini bisa dikatakan cukup tinggi. Hal itu tampaknya terjadi karena kemampuan proyeksi 6000 Lumens yang dimiliki oleh Pro8600 ini.

Berikut ini perbedaan hasil proyeksi ketika ECO Mode aktif dan nonaktif di ruangan dengan kondisi cahaya terang:

ECO Mode: Off
ECO Mode: Off
ECO Mode: On
ECO Mode: On

Tidak terlihat perbedaan signifikan ketika ECO Mode diaktifkan saat proyektor digunakan di jarak dekat dengan bidang proyeksi. Namun, untuk jarak proyeksi yang lebih jauh, perbedaan tampilan hasil proyeksi akan mulai terlihat, di mana tampilan dari ECO Mode akan lebih redup.

Kemampuan lain yang diusung oleh proyektor ini adalah PC-less display, dengan memanfaatkan port USB yang ada. Pengguna bisa meletakkan file JPEG yang ingin ditampilkan ke dalam sebuah USB storage (misalnya flash disk) dan memasangnya di port USB di sisi belakang Pro8600, secara otomatis perangkat akan mendeteksi file-file JPEG yang ada dan pengguna bisa langsung menampilkannya tanpa perlu menghubungkan proyektor ke PC.

Viewsonic Pro8600 - PC-less Operation

Pro8600 juga mendukung kontrol dan input display melalui Ethernet. Pengguna bisa memanfaatkan beberapa software yang direkomendasikan oleh Viewsonic, seperti VSPresenter untuk menampilkan gambar ke proyektor melalui jaringan lokal serta solusi Creston untuk kontrol proyektor melalui jaringan lokal. Tanpa menggunakan software pendukung-pun, pengguna bisa melakukan beberapa pengaturan dasar proyektor melalui tool manajemen berbasis halaman web yang disediakan.

Suhu Operasi

Untuk suhu operasi, kami mencoba melakukan pengukuran suhu operasi perangkat dengan menggunakan termometer infra merah. Kami sengaja membiarkan proyektor beroperasi terlebih dahulu kurang lebih selama 15 menit di suhu ruangan standar untuk mendapatkan temperatur kerja dari proyektor tersebut. Hasilnya, dari pengukuran di exhaust perangkat, kami mendapatkan catatan suhu operasi perangkat ini berkisar antara 55° C hingga 64° C.

Pengujian dalam Berbagai Kondisi Pencahayaan

Ruangan Terang

Viewsonic Pro8600 - Proj. PC Light On Web Viewsonic Pro8600 - Proj. PC Light On Anime

Ruangan Gelap

Viewsonic Pro8600 - Proj. PC Light Off Web Viewsonic Pro8600 - Proj. PC Light Off Anime

Share

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

May 2, 2026 - 0

Metro 2039 Tembus 1 Juta Wishlist Hanya Dalam Waktu Dua Pekan

Metro 2039 mencatat permulaan yang sangat kuat dengan menembus 1…
May 2, 2026 - 0

PlayStation Beri Klarifikasi Terkait Isu DRM Game Digital

Sony akhirnya memberi klarifikasi soal kekhawatiran DRM PlayStation yang dikhawatirkan…
May 2, 2026 - 0

Xbox Tampilkan Logo Baru Sebagai Bagian Dari Rebrand Console

Xbox mulai menerapkan identitas visual barunya di console, via logo…
May 1, 2026 - 0

Battlefield 6 Buka Pre-Order Untuk Battle Pass Season 3

EA lakukan manuver monetisasi yang agresif untuk Battlefield 6, dengan…