Internet Cepat di Korea Selatan Buat Apa?

Author
Ozal
Reading time:
June 29, 2014

Pihak industri telekomunikasi maupun pemerintah Korea Selatan, saling bahu-membahu melakukan evolusi jaringan internet super cepat untuk warganya. Salah satu hasil kolaborasi itu, Korea Selatan siap mengkomersialisasikan penerus dari 4G LTE, yakni jaringan LTE-Advance (LTE-A). Lantas, buat apa negara tersebut butuh jaringan internet lebih cepat lagi, jika kecepatan akses internet di Korea saat ini sudah dirasa sangat mencukupi bagi warganya.

korea 1

Pihak industri telekomunikasi di Korea Selatan beranggapan, saat ini makin banyak orang Korea Selatan yang memiliki smartphone dan tablet, bukan hanya digunakan untuk panggilan telepon, pesan teks, ataupun browsing saja, malainkan juga untuk konten mobile berkualitas tinggi.

Secara teoritis, jaringan LTE generasi pertama di Korea memang sudah mendukung kecepatan download data hingga 75 megabit per detik (Mbps), dibandingkan jaringan 3G yang hanya 14,4Mbps. Namun, industri mobile tengah menghadapi konsumsi data pelanggan LTE-nya yang lebih banyak digunakan untuk mengakses konten streaming video dan audio berkualitas tinggi.

Bila semua pelangga LTE Korea melakukan demikian, hal ini dikhawatirkan akan berimbas pada penurunan kecepatan rata-rata LTE dan tidak bisa mengakses video berkualitas tinggi secara optimal. Kondisi ini juga tengah terjadi di Amerika Serikat, namun berbeda kasus. Maka dari itu, dibutuhkan generasi jaringan selanjutnya yang menawarkan kecepatan internet lebih tinggi lagi.

Kami melihat peningkatan 12 kali lipat dari konsumsi data rata-rata sejak jaringan LTE pertama kali dikomersialisasikan pada Juli 2011. Jadi kami pikir, kami membutuhkan jaringan seluler yag lebih cepat guna memenuhi ini,” kata Lee Jong-bong, seorang eksekutif di SK Telecom, operator seluler terbesar di Korea Selatan, dikutip dari Korea Times.

Sementara itu, Oh Sung-mok, kepala divisi jaringan di KT, operator terbesar kedua di negara tersebut mengatakan, “Persaingan kecepatan jaringan makin sengit di industri telekomunikasi lokal yang ingin memberikan internet lebih cepat dan layanan jaringan lebih baik ke pelanggan. Selain itu, memberi kontribusi agar Korea Selatan menjadi sumber pembangkit teknologi internet“.

Penerapan teknologi jaringan seluler lebih canggih pada akhirnya, selain bermanfaat untuk pelanggan juga untuk kepentingan bisnis. “Operator mobile dapat memperluas pendapatan melalui teknologi yang lebih baru dengan memikat pelanggan untuk memilih langganan data plan lebih mahal dan pada saat yang sama dapat menangani kemacetan lalu lintas di jaringan mobile,” ujar Kim Jang-won, seorang analis di IBK Securities.

korea

Mulai 1 Juli mendatang, beberapa operator Korea Selatan sudah siap mengkomersialisasikan jaringan LTE-A. Jaringan tersebut diyakini bisa menawarkan kecepatan bandwidth data hingga 225Mbps atau tiga kali lipat dari 4G-LTE.

Menurut pihak SK Telecom, dalam praktiknya nanti, kecepatan rata-rata harian yang mungkin bisa didapat pelanggan LTE-A di Korea Selatan bisa di kisaran 70-80 megabyte per detik (MBps). Sedangkan kecepatan rata-rata 4G LTE versi asli hanya sekitar 30-40MBps.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…