Review MSI Z97 MPOWER MAX AC: Siap untuk Overclock!

Reading time:
September 13, 2014

Overclocking

*pengujian oleh JagatOC Team: Dendy Putra ‘r0yal_flush‘, Richard Sutanto ‘slythz‘, dan Jesse Putra ‘bboyjezz‘*

MPOWER MAXAC 48

Pada sebuah motherboard yang didesain dengan fokus untuk overclocking, nampaknya tidak akan lengkap jika kita tidak menguji potensi overclockingnya.Untuk melakukan pengujian overclocking, kami menggunakan beberapa hardware tambahan selain yang digunakan dalam testbed standar, misalnya saja:

Prosesor:

  • Intel Core i7-4770K
  • Core i7-4790K
  • Pentium G3258 Anniversary

RAM:

  • G.SKill Pi DDR3-2000C6 2x2GB
  • G.Skill TridentX DDR3-2400C10 2x4GB
  • G.Skill TridentX DDR3-2600C10 x4GB / DDR3-2666C10 2x4GB

Berikut ini serangkaian pengujian overclock yang kami lakukan:

 

Overclocking – Memory Preset

MSI_SnapShot_23

Kinerja memori yang optimal tentunya akan memberi skor benchmark yang optimal pula, karena itu kemampuan untuk melakukan overclocking memori yang baik adalah salah satu syarat mutlak motherboard untuk overclocking. Kami memulai pengujian overclocking kami dengan menjajal beberapa preset memori yang diberikan MSI.

Preset yang kami uji adalah

  • PSC 2x2GB 2666 1.9V Mode 2
  • Samsung 2x4GB 2666 1.85V
  • Samsung 2x4GB 2800 2.2V

Berbekal memori yang memang memiliki IC sama dengan yang ada di preset, kami mencoba menjalankan preset ini dengan kecepatan CPU Core i7-4790K diset pada 5Ghz, dengan semua pendingin masih menggunakan aircooling biasa. Voltase DIMM yang kami gunakan sama dengan yang ada di preset, namun kami sedikit mengubah CPU SA Voltage ke 1.2V, CPU IO Analog Voltage ke 1.25V, lalu CPU IO Digital Voltage ke 1.3V untuk memberi sedikit kestabilan ekstra pada memory controller.

Benchmark yang kami jalankan pada pengujian memori ini adalah SuperPI 32M – sebuah benchmark single-threaded popular yang cukup ‘menyiksa’ memori.

*klik untuk memperbesar gambar*

 

Preset PSC 2x2GB 2666 1.9V Mode 2 @ G.SKill Pi DDR3-2000C6 2x2GB

2666_PSC

 

Preset Samsung 2x4GB 2666 1.85V @ G.Skill TridentX DDR3-2400C10

2666_Samsung

 

Preset Samsung 2x4GB 2800 2.2V @ G.Skill TridentX DDR3-2666C10

2800_samsung

 

Dari ketiga preset memori, preset Samsung 2800-lah yang memberi hasil paling baik, namun dari beberapa memori yang kami uji di lab, agak jarang memori kit berbasis Samsung IC bisa berjalan stabil di preset 2800 ini. Kalau anda tidak yakin dengan kemampuan OC memori Samsung anda, disarankan untuk menguji preset Samsung 2666 terlebih dahulu karena kestabilannya lebih terjamin.

Sebagai catatan tambahan, memori dengan IC bertipe PSC masih bisa dijalankan dengan kecepatan tinggi latency ketat, namun kestabilan dalam benchmarknya kadang terganggu (tergantung dari overclockability RAM juga). Dari semua tipe chip memori yang kami jalankan pada Z97 MPOWER MAX AC, kami menyarankan penggunaan IC Samsung (HCH9 / HyK0) untuk pencapaian skor yang optimal.

 

 

Overclocking – BCLK

MPOWER MAXAC 31

Dengan adanya tambahan chip ‘OC Engine’ pada Z97 MPOWER MAX AC, MSI mengklaim bahwa sekarang pencapaian BCLK yang tinggi(terutama saat bermain dengan BCLK Ratio 1.25x atau 1.66x) sudah lebih mudah dan stabil dijalankan. Kami bisa menjalankan sistem kami di BCLK 166 dengan hampir tidak ada setting tambahan lain, seperti yang bisa dilihat dibawah ini.

*klik untuk memperbesar*
*klik untuk memperbesar*

Mengingat Haswell seri-K diunlock multipliernya, pengubahan BCLK memang nampaknya kurang berguna bagi overclocking sehari-hari, namun demikian, faktor tuning BCLK yang luas akan memberi setting yang lebih fleksibel bagi overclockernya.

 

Extreme Overclocking – Persiapan

VGL

Sejauh ini, MSI Z97 MPOWER MAX AC nampaknya tidak mengalami masalah berarti dalam pengujian overclocking. Mari kita lihat apakah motherboard tersebut bisa menangani extreme overclocking yang dilakukan dengan pendingin ekstrim: Liquid Nitrogen(LN2)!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Bodi Form Factor Clamshell tapi dengan engsel layar yang bisa…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 22, 2026 - 0

Honkai: Nexus Anima Siapkan Closed Beta Baru, Hadirkan Karakter dan Sistem Baru

HoYoverse akan menggelar closed beta dari game monster collection baru…
June 22, 2026 - 0

SteamOS 3.8 Resmi Meluncur, Beri Dukungan Awal untuk Steam Machine

SteamOS 3.8 resmi dirilis dengan dukungan awal untuk Steam Machine,…
June 22, 2026 - 0

PS6 Diprediksi Bisa Mundur ke 2028 atau 2029 Oleh Embracer Group

Laporan dari Embracer Group memprediksi Sony kemungkinan besar mempertimbangkan memundurkan…
June 22, 2026 - 0

Bocoran Retailer Portugal Indikasikan GTA 6 Bisa Dibanderol Sekitar $105

Listing bocoran dari FNAC Portugal mengindikasikan GTA 6 edisi standar…