Review ASUS ROG Matrix GTX 980 Platinum: Maxwell Super Premium dengan Kinerja Kencang!
Graphics Card

ASUS menciptakan GTX 980 mereka dengan menanamkan chip GPU GM204-200 dan chip memori Samsung pada sebuah custom PCB. Bentuk dari pendingin ASUS di card yang satu ini adalah yang menurut kami paling nyaman dipandang mata. Menggunakan warna sesuai tema dari ROG yaitu merah dan hitam, mereka juga menyematkan logo dari ROG sendiri, yaitu sebuah mata yang sangat kental sekali dengan ROG. Terlihat juga ASUS menggunakan dua buah fan yang berbeda ukuran, yaitu 80mm dan 90mm.

Masih sama dengan ASUS ROG Matrix Platinum lainnya, mereka menggunakan desain yang tidak simetris, agak sedikit besar di bagian depan. ASUS ROG Matrix GTX 980 Platinum sendiri termasuk dalam kategori graphics card yang memiliki ukuran yang panjang, yaitu 267mm.

Dilengkapi dengan 5 buah heatpipe berukuran masing-masing 10mm, pendingin yang menganut teknologi DirectCU II tersebut diklaim mampu mendinginkan hingga 25% lebih baik dari versi reference. Penasaran seperti apa dalamnya? Yuk mari kita buka bagian luar dari pendingin tersebut.


Heatsink dari ASUS tersebut berwarna hitam yang berbeda dari heatsink graphics card lainnya. Warna hitam tersebut membuat graphics card tersebut terlihat semakin keren.

ASUS juga menggunakan dua buah fan yang sudah mengadopsi teknologi CoolTech. Fan Tersebut diklaim sebagai anti-dust, yang nantinya fan tersebut akan berputar ke arah sebaliknya dan membuang debu yang ada di dalamnya. Penasaran dengan performa dari pendingin yang disematkan ASUS di Matrix Platinum tersebut? Kami menguji graphics card tersebut di benchmark Heaven 4.0 yang cukup menyiksa graphics card tersebut.
ASUS ROG Matrix GTX 980 Platinum
- Full-load: 79 °C (fan speed: Auto @62%)
- Idle: 31 °C (fan speed: Auto @32%)
Memiliki clock tinggi dapat mengakibatkan graphics card menghasilkan panas yang berlebih. Namun, tidak bagi ASUS ROG Matrix GTX 980 Platinum. Graphics card tersebut tetap dapat menjaga suhu di bawah 80 °C walaupun clock dari graphics card tersebut, maximum boostnya, mencapai 1342MHz. Sedangkan saat idle, graphics card tersebut berada pada suhu 31 °C dengan putaran fan 32% dari maksimal.

Backplate! ASUS ROG Matrix GTX 980 Platinum juga dilengkapi dengan backplate yang tergolong menarik. Backplate tersebut juga berfungsi untuk melindungi PCB dari bengkok.

Pada sisi bagian samping kita dapat melihat tulisan Republic Of Gaming. Tulisan tersebut dapat menyala sesuai penggunaan, lebih jelasnya mari kita lihat gambar di bawah ini.





GeForce GTX 980 dilengkapi dua konektor SLI yang memungkinkan konfigurasi multi-GPU dengan menggunakan tiga graphics card sejenis.

ASUS melengkapi ROG Matrix GTX 980 Platinum mereka dengan konektor daya PCIe 8-pin+8-pin. Konfigurasi tersebut menjamin pasokan daya mencapai 300 Watt, terutama saat Anda ingin meng-overclock graphics card Anda. Sebagai perbandingan, GeForce GTX 980 reference hanya menggunakan konektor daya PCIe 6-pin+6-pin (225 Watt).


Salah satu fitur yang jarang dimiliki graphics card lain adalah tombol Safe Mode. Tombol tersebut berfungsi untuk mengembalikan settingan clock Anda ke default, yang akan berguna sekali jika Anda melakukan overclocking. Di sebelah tombol Safe Mode tersebut terdapat Memory Defrostrer. Switch tersebut berfungsi untuk menghangatkan memori Anda agar tidak beku saat melakukan extreme overclocking menggunakan Liquid Nitrogen. Selain merubah switch, Anda juga harus memasang molex yang disediakan di graphics card tersebut saat ingin menggunakan fitur tersebut. Catatan, fitur tersebut hanya digunakan jika Anda sedang menggunakan LN2.

ASUS ROG Matrix GTX 980 Platinum menyediakan konektor display sebagai berikut:
- 1x Dual-link DVI
- 1x HDMI 2.0
- 3x Display Port 1.2
GeForce GTX 900 Series masih mengadopsi konfigurasi multi monitor 3+1 NVIDIA 3DVision Surround. Tampilan Ultra HD/4K dengan resolusi 3840 x 2160 piksel dengan refresh rate 60 Hz tidak hanya dapat ditangani oleh Display Port 1.2 tetapi juga HDMI 2.0. Sementara itu tiga konektor display Display Port 1.2 memungkinkan konfigurasi G-Sync pada NVIDIA Surround dengan menggunakan satu graphics card. Sedangkan konektor display DVI-I memungkinkan penggunaan perangkat display dengan input analog (D-Sub).


Pada bagian konektor power pin, ASUS juga memberi LED indikator, yang menandakan apakah graphics card tersebut sudah terhubung ke PSU dengan baik atau belum.













