Demo Extreme Overclocking ASUS di Mega Bazaar 2015 Jakarta

DSC00143

Pameran komputer dan teknologi Mega Bazaar (MBC) 2015 menyimpan sejumlah kejutan bagi pengunjungnya. Di tengah dominasi beragam laptop dan gadget yang dipamerkan, ASUS, sebagai salah satu vendor komponen PC terkemuka, menggelar sebuah demo yang memiliki tema berbeda, yakni demo overclocking.

Kemarin, tepatnya tanggal 7 Maret 2015 pada ajang MBC 2015 Jakarta, ASUS mengundang dua orang overclocker professional Indonesia dari JagatReview Overclocking Team(JagatOC), yakni Alva ‘Lucky_n00b’ Jonathan dan Leontius Jesse ‘bboyjezz’ untuk memaparkan fitur overclocking motherboard Z97 mereka, ASUS ROG Maximus VII Gene (M7G).

Persiapan

DSC00082
Alva(kiri) dan Jesse(kanan) mempersiapkan sesi extreme overclocking

Sesi demo dimulai dengan penjelasan singkat mengenai overclocking, lalu Alva mulai membahas berbagai hal yang perlu diperhatikan saat melakukan overclocking, dan menegaskan bahwa pemilihan motherboard yang cocok untuk OC adalah salah satu hal yang krusial, karena fitur-fitur yang memudahkan overclocking biasanya terletak di motherboard.

DSC00129
Penjelasan berbagai profile OC di ASUS M7G

Pembahasan berlanjut ke bagian UEFI BIOS ASUS Maximus VII Gene(M7G), dan disini Alva menjelaskan berbagai profil OC yang terdapat di dalamnya. Profil OC yang tersedia pun beragam, mulai dari profil overclocking untuk harian, hingga profil untuk melakukan extreme overclocking.

DSC00191

Satu perangkat yang juga berguna dari ASUS adalah ROG OC Panel. Saat berada pada OS, semua setting dan tuning prosesor bisa dilakukan melalui perangkat yang satu ini.

DSC00139
Alva menjelaskan ROG OC Panel
DSC00095

 

Demo Extreme OC: Pentium G3258 + Maximus 7 Gene + LN2

DSC00099

Tidak lama setelah berbagai penjelasan fitur motherboard ASUS Maximus 7 Gene, tim JagatOC langsung memulai sesi demo mereka dengan ‘mengguyur’ sistem tersebut dengan Liquid Nitrogen(LN2) untuk menurunkan suhu prosesornya ke -100 C(minus 100 C).

Spesifikasi sistem yang digunakan JagatOC untuk demo ini adalah prosesor Pentium G3258 Anniversary Edition, dan ASUS Maximus VII Gene.

DSC00128
Pengunjung berkerumun melihat sesi demo extreme overclocking
DSC00162
Prosesor sudah ‘beku’ – siap diberi tegangan ekstra!
DSC00163

 

Proses overclocking berlangsung cukup singkat, setelah Pentium G3258 dibekukan ke -100C, Tim JagatOC hanya menjalankan setting ‘LN2 OC Profile 1’ pada BIOS ASUS M7G, lalu masuk ke OS. Di sistem operasi, semua pengubahan dilakukan dengan ROG OC Panel, yakni setting voltase prosesor ke 1.8V, dan prosesor pun bisa dengan mudah menyentuh angka 6 Ghz(6000Mhz).

Mengingat prosesor pentium G3258 memiliki kecepatan default 3.2Ghz, tentunya angka 6 Ghz ini bukanlah nilai yang kecil. Namun frekuensi tinggi ini bisa dicapai dengan setting minimal berkat profil overclocking pada ASUS Maximus VII Gene.

G3258_6Ghz

Selang beberapa waktu kemudian dengan setting voltase tambahan, tim JagatOC mencapai kecepatan prosesor maksimal mereka, yakni 6142Mhz. Dengan tercapainya kecepatan maksimal ini, demo pun diakhiri dengan sesi tanya-jawab bagi pengunjung yang ingin tahu lebih jauh soal overclocking.

DSC00186

 

Ingin Hands-on Maximus VII Gene? Segera Datang ke Booth ASUS di MBC 2015!

DSC00065

Bagi para pengunjung yang masih penasaran dengan kemampuan dan opsi tuning yang ditawarkan ASUS Maximus VII Gene, booth ASUS memberikan kesempatan bagi anda yang ingin ‘mencicipi’ BIOS ASUS M7G dan mencoba berbagai pilihan yang terdapat pada motherboardnya.

Oh ya, ASUS juga menggelar sebuah ‘mini OC Competition’ pada booth mereka. Anda yang bisa mendapatkan skor tertinggi pada benchmark 3DMark Sky Diver setiap harinya, berkesempatan mendapatkan sebuah mouse ASUS ROG Gladius seharga 850 Ribu Rupiah!

PC yang digunakan menggunakan prosesor Pentium G3258, Motherboard ASUS Maximus VII Gene, RAM Corsair Vengeance 2x4GB, dan pendingin Corsair H110 AIO Watercooling. Ingin mencoba kemampuan overclocking anda? Kunjungi Booth ASUS di MBC 2015 Jakarta!

DSC00067
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…