Performance Scaling Cinebench R15: CPU atau Memori?

Reading time:
April 23, 2015

Kesimpulan

Cinebench merupakan benchmark yang cukup menarik. Berbeda dengan SuperPi, terdapat gambar yang dirender oleh software tersebut sehingga kita tidak terlalu bosan saat menunggu. :p.

Setelah serangkaian pengujian yang kami lakukan, sampailah kita pada kesimpulan. Lalu mana yang lebih penting? Memori atau CPU? Sudah terlihat bukan?

CPU Vs Memori?

giphy

Di Core i7-5820K, saat kami lakukan CPU Test, kami mendapatkan peningkatan yang cukup banyak. Tercatat peningkatan poin paling tinggi yaitu 133 poin saat mengubah frekuensi prosesor dari 3000 MHz ke 3500 MHz. Sedangkan untuk memori, peningkatan paling tinggi tercatat hanya 10 poin saja.

Sedangkan pada AMD FX 6300, peningkatan poin paling tinggi juga terjadi pada CPU Test, dengan 68 poin. Untuk Memory Test, hanya tercatat peningkatan terbesar 7 point. Hal ini membuktikan, baik di quad channel maupun dual channel, peningkatan kecepatan memori tidak menghasilkan peningkatan performa yang signifikan.

22a

Berkaca pada pengujian kami di atas, rata-rata peningkatan performa yang dihasilkan tiap 17% kenaikan CPU berkisar antara 10% hingga 18%. Hal tersebut berbeda dengan memori yang hanya mendapatkan peningkatan paling besar berkisar di 1% saja! Maka dari itu, kami mendapatkan kesimpulan bahwa Cinebench R15 sangat bergantung pada kecepatan prosesor. Semakin tinggi kecepatan prosesor, maka semakin tinggi skor yang Anda dapat.

Lalu, apakah memori tidak terlalu penting? Memang, pengaruh memory tidak begitu banyak atau bisa dikatakan minim untuk pengujian kali ini. Walaupun begitu, bayangkan Anda sedang dalam lomba overclocking, dan kecepatan prosesor yang dapat Anda peroleh sama dengan peserta lain. Saat itu, maka memori akan berpengaruh. Sekecil apapun peningkatannya, jangan lupakan variabel yang dapat memberikan peningkatan skor itu.

Sampailah kita pada penghujung artikel ini. Semoga artikel yang kami buat bermanfaat untuk Anda yang ingin melakukan overclocking ataupun yang sudah terjun di dunia overclocking tetapi belum pernah mencoba Cinebench R15. So, stay tune di JagatOC untuk artikel overclocking and Keep Pushing IT!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Bodi ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026 Form Factor Clamshell Material…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Bodi Form Factor Clamshell tapi dengan engsel layar yang bisa…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…