Innos D6000, Smartphone Android dengan Dua Baterai

Meski sudah banyak smartphone Android dengan spesifikasi yang menawan, terkadang baterai masih menjadi masalah di mata pengguna. Semakin canggih fitur yang dibenamkan, biasanya semakin tinggi pula daya yang dikonsumsi sehingga baterai cepat habis.
Beberapa produsen sempat meluncurkan smartphone Android dengan baterai besar. Sebut saja Bluboo X550 yang dibekali baterai 5300mAh. Yang menarik, kini ada satu produk lagi yang menawarkan baterai sebagai nilai jual utama. Bukan memiliki kapasitas baterai yang besar, tetapi justru menanamkan dua baterai sekaligus.

Produk bernama D6000 ini adalah garapan perusahaan asal China, Innos. Pada ajang Mobile World Congress 2015 di Barcelona beberapa waktu yang lalu, Innos D6000 telah menampakkan diri dan menarik perhatian dengan teknologi uniknya yang disebut Double Cell Structure.
Teknologi ini memungkinkan Innos menggunakan dua baterai, satu yang bersifat internal non-removable dengan kapasitas 2480mAh, dan yang satunya adalah baterai removable berkapasitas 3520mAh. Jika ditotal, Innos D6000 memiliki baterai 6000mAh.

Kombinasi kedua baterai tersebut diklaim dapat membuat smartphone menyala selama 3 sampai 5 hari. Yang menarik, pengguna bisa melakukan swap pada baterai removable tanpa harus mematikan smartphone, dengan syarat, baterai internalnya masih mampu membuatnya menyala.
Proses pengisian dayanya pun bisa dilakukan ke dua baterai secara bersamaan dengan teknologi DuoCharge. Selain itu, Innos D6000 juga telah menggunakan port USB 3.1 Type-C. Menggunakan dua baterai tidak membuat smartphone ini terlalu tebal, yakni hanya 11,9mm.
Soal spesifikasi lainnya, Innos D6000 memiliki layar 5,2 inci Full HD dengan Gorilla Glass 3, Snapdragon 615, RAM 3GB, kamera belakang 16 megapixel, kamera depan 5 megapixel, Dual-SIM, dan OS Android 5.0 Lollipop. Harganya sekitar USD 290. Ada pula versi MediaTek dengan RAM 2GB yang dibanderol lebih murah, yakni USD 160.













