Intel Dorong Internet of Things untuk Sektor Industri

Author
Bimanto
Reading time:
May 28, 2015
P_20150528_100405

Internet of Things atau biasa disingkat dengan IoT yang digelar oleh Intel hari ini merupakan upaya Intel untuk mengedepankan komitmen perusahaan dan mendorong IoT di Indonesia, serta bertujuan untuk mengedukasi para praktisi di berbagai bidang dan memperlihatkan kemungkinan dan potensi pelaksanaan IoT yang tak terbatas di berbagai industri. IoT sendiri lebih gampang dicerna dan dimengerti dengan perumpamaan menghubungkan dua buah perangkat atau lebih untuk pertukaran data, lalu data tersebut diolah atau di analisa untuk menghasilkan sebuah sebuah data yang menghasilkan nilai ekonomis.

Harry K. Nugraha, selaku Country Manager Intel Indonesia, mengatakan, “Dengan tumbuhnya jumlah pengguna internet serta tingkat konektivitas di Indonesia, bersama dengan menjamurnya perangkat yang terhubung dengan internet, Indonesia kini tengah memasuki era Internet of Things. IoT akan dapat merevolusi setiap aspek kehidupan kita sehari-hari dalam berbagai industri dan sektor. Indonesia harus dapat memanfaatkan kekuatan Internet of Things.”

IoT tidak hanya akan merambah ke dunia industri, tetapi nantinya akan ke berbagai bidang dalam keseharian kita. Berikut ini adalah contoh bagaimana IoT akan terus membentuk hidup kita di Smart Building, manufaktur, transportasi, dan ritel:

– Smart Building / Smart EnergyECS telah bermitra dengan Intel dan Tatung untuk membuat sebuat smart office yang membudayakan konservasi energi. Dengan mengintegrasikan teknologi lama dengan teknologi modern, serta memanfaatkan otomatisasi dan sensor, ECS berharap dapat menghemat energi antara 20 hingga 30 persen per tahun. Penghematan energi ini juga dapat diekstrapolasi pada seluruh kawasan pinggiran, kota atau bahkan di seluruh Indonesia.

Smart ManufacturingSeiring dengan kian meningkatnya pemanfaatan big data dan analytics, para produsen yang unggul dalam hal pemanfaatan teknologi akan mampu mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi lagi di seluruh kawasan Asia sebagai hasil dari teknologi tersebut.

– Smart Transportation: Dengan meningkatkan interkonektivitas dan mengumpulkan data, sebuah perusahaan bus, misalnya, dapat belajar banyak mengenai armadanya. Data pola mengemudi masing-masing pengemudi dapat dikumpulkan atau perusahaan dapat mengetahui sebuah kegagalan hampir terjadi. Teknologi Geofencing dapat mengirim peringatan kepada perusahaan ketika aset mereka keluar dari batas kawasan yang diperbolehkan dan bahkan tingkat bahan bakar dapat dipantau dari jarak jauh. Intel membantu system integrator menggabungkan teknologi tersebut dan menghimpun informasi secara real-time. Intel kemudian dapat menjalankan platformnya tergantung skenarionya.

– Smart Retail: Pengecer harus memanfaatkan ini untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kepada konsumen mereka yang ingin dapat berbelanja dari mana saja dan kapan saja. Intel bekerja sama dengan pengecer untuk membantu mereka agar dapat memanfaatkan IoT untuk memberikan pengalaman yang lebih pribadi di semua platform yang mereka gunakan untuk berhubungan dengan konsumen.

Lalu apakah IoT tersebut dapat berjalan, bisa di katakan IoT saat ini telah berjalan di keseharian kita, mulai dari penggunaan credit card untuk membayar belanjaan Anda, kartu berbayar untuk menaiki Busway, memesan makanan secara online dan membayarnya langsung dengan transfer dan lain sebagainya. Disaat yang akan datang nanti, IoT akan semakin meningkat dan semakin banyak di gunakan dan terlihat di mana-mana.

Untuk hal tersebut Intel telah mempersiapkan berbagai solusi dan desain perangkat yang dapat di gunakan oleh para penggunanya serta merangkul berbagai kalangan untuk berkerja sama dalam membangun IoT di masa depan baik itu dari industri besar sampai dengan industri kecil.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…