Review Everest: Ganasnya Badai Salju Tewaskan Para Pendaki

Author
Irham
Reading time:
September 13, 2015
poster

Everest merupakan film yang diambil dari kisah nyata tentang musibah pendakian di tahun 1996. Rob Hall, seorang pemandu Everest ternama tewas bersama dengan regu pendaki yang dipimpinnya.

Rob Hall (Jason Clarke) bekerja sebagai pemandu di Adventure Consultant, sebuah layanan traveling yang memandu para pendaki untuk mencapai ke puncak gunung Everest di Himalaya. Pada pertengahan tahun 1996 ia memimpin beberapa orang untuk mencapai puncak gunung, dimana ada delapan orang yang dipimpin olehnya dan belum ada yang berpengelaman mendaki ketinggian lebih dari 8000m.

2

Bersama dengan tim Rob Hall ada tim lain yang dipimpin oleh Scott Fischer (Jake Gyllenhall)dari Mountain Madness Expedition. Scott juga membawa delapan orang klien pendaki menuju ke puncak Everest. Kedua tim ini akhirnya bekerja sama untuk mencapai puncak Everest, menargetkan tanggal 10 Mei 1996 untuk bersama mencapai puncak Everest.

Mendaki puncak tertinggi di dunia itu tentu bukanlah hal yang mudah. Perjuangan yang dilakukan kedua tim pendaki ini sangatlah berat karena sesekali mereka diterpa badai salju yang besar selama pendakian.

3

Kedua tim pendaki ini akhirnya berhasil mencapai puncak, meski beberapa diantara mereka terpaksa turun terlebih dahulu. Tapi musibah yang sesungguhnya terjadi ketika para pendaki ini berusaha untuk turun dari puncak gunung. Para pendaki telah kehabisan oksigen dan kondisi cuaca semakin parah. Badai besar menyapu para pendaki yang masih berada di puncak gunung, menewaskan para pendaki termasuk pemandu Rob Hall dan Scott Fischer.

 

Panorama 3D Tampilkan View Yang Lebih Nyata

5

Kisah pendakian gunung memang selalu menjadi topik menarik untuk diangkat ke layar lebar. Apalagi untuk puncak tertinggi di dunia yaitu Everest, bukan cuma kisah bahagia dari para pendaki yang berhasi mencapai puncak tapi juga kisah haru dari mereka yang harus tumbang selama perjalanan. Perjuangan kelompok pendaki untuk mencapai puncak bisa seketika berubah menjadi perjuanhan antara hidup dan mati.

Dan kali ini yang diangkat kelayar lebar adalah kisah perjalanan dari seorang pemandu ternama Rob Hall, yang sebelumnya juga pernah di filmkan di tahun 1997 dari buku milik Jon Krakauer, Into The Thin Air. Namun baik film dan buku tersebut dianggap terlalu menyudutkan Rob Hall yang disebut telah gagal memandu para pendaki sehingga terjadi malapetaka yang menyebabkan tewasnya para pendaki.

6

Film Everest menggambarkan secara detail bagaimana perjuangan para pendaki untuk mencapai puncak tertinggi di dunia tersebut. Terutama karena film ini hadir dengan format 3D, sehingga para penonton bisa merasakan atmoser yang lebih dalam dengan drama petualangan. Bagaimana setiap jengkal di ketinggian membuat kita sebagai penonton ikut menarik napas dalam, karena merasakan ketegangan tinggi.

Syuting film Everest sendiri sebagian besar memang dilakukan dipuncak gunung. Tidak seperti film tentang pendakian kebanyakan yang lebih banyak menggunakan setting tempat di dalam studio. Keindahan alam pegunungan kali benar-benar tergambarkan lebih sempurna. Syuting film tersebut dilakukan Otztal Alps di italy, dimana suhu beku yang sangat dingin dan para pemain yang menggigil, menampilkan keadaan pendakian yang sesungguhnya.

7

Baltasar Komakur selaku sutradara mengundang banyak aktor ternama untuk pembuatan film ini sendiri. Diantaranya Jason Clarke, Jake Gyllenhall, Josh Brolin, Keira Knightley, Sam Worthington, John Hawkes, Emily Watson, dan Robin Wright.

Konflik dalam film juga tidak diperlihatkan secara berlebihan atau dramatisasi, bahkan William Nicholson dan Simon Beaufoy sebagai penulis naskah justru berhasil memberikan kesan bahwa para pendaki ini terlihat begitu solid untuk bantu membantu satu sama lain. Padahal sebenarnya ada persaingan antara kubu Rob Hall dan kubu Scott Fischer, dimana kedua kubu ini bersaing untuk mencapai puncak Everest terlebih dahulu.

4

Jika film ini ditujukan untuk memulihkan nama baik Rob Hall sebagai pemandu pendakian komersil, maka Everest tampaknya sudah lebih dari cukup. Film ini juga mencoba menyajikan sisi lain dari seorang Rob Hall sebagai penakluk ketinggian, tapi juga kehidupan rumah tangganya bersama dengan Jan Arnold. Sang isteri yang tengah hamil sementara Rob harus memandu para pendaki ke puncak Everest, menjadi kisah yang sangat menyentuh dari perjuangan Rob untuk berjuang melawan badai salju di puncak Everest.

Tanggal Rilis: 12 September 2015 (Midnight – IMAX)

Durasi: 121 Menit

Sutradara: Baltasar Komakur

Genre: History

Pemain: Jason Clarke, Jake Gyllenhall, Josh Brolin, Keira Knightley, Sam Worthington, John Hawkes, Emily Watson, dan Robin Wright

Studio: Cross Creek Pictures, Universal Pictures

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Stranger Than Heaven Ungkap Detail Baru Untuk Story & Voice Actor

Ryu Ga Gotoku Studios akhirnya perlihatkan detail baru Stranger Than…
May 8, 2026 - 0

Tokoh Penting Dying Light Tinggalkan Techland

Tymon Smektala resmi meninggalkan Techland setelah lebih dari satu dekade…
May 7, 2026 - 0

Skull and Bones Dapatkan Update Saat Pemainnya Hampir Habis

Ubisoft mengungkap roadmap baru untuk Skull and Bones dengan kapal,…
May 7, 2026 - 0

Kreator 007 First Light Bicara Soal Kemungkinan Sekuel

IO Interactive jabarkan kemungkinan adanya sekuel untuk 007 First Light,…