IDC : Di Q3 2015, Wearable Devices Tumbuh 197.6%

Author
Cerira
Reading time:
December 6, 2015
fitbit-new-products-image-580x326

Sesuai prediksi, perkembangan wearable devices memang terus meningkat. Dan menurut laporan terbaru dari IDC, untuk kuartal 3 tahun 2015 ini, perkembangan piranti yang bisa dikenakan tersebut mencapai 197.6%. Yang menarik, bukan Apple atau Samsung yang menduduki posisi puncak dari wearable devices tersebut, melainkan ada Fitbit di posisi pertama, Apple dan Xiaomi di posisi kedua dan ketiga, dan BBK dari XTC di posisi ke empat, dan Garmin di posisi ke lima.

Peningkatan pertumbuhan wearable devices di Q3 2015 ini memang cukup tinggi dibanding kuartal yang sama tahun 2014. Vendor piranti mobile disebut IDC telah mengapalkan sebanyak 21.0 juta unit piranti wearable ke seluruh dunia, dimana angka tersebut naik hampir 197.6persen dibanding kuartal 3 tahun 2014 yang berjumlah 7.1 juta.

idc_wearables_q3_2015

Menurut Ramon Llamas dari IDC, tahap awal dari pasar wearable telah menyebabkan kompetisi yang ketat antara vendor terkemuka. Dan vendor Tiongkok telah menyita momentuk pasar untuk meraih market share. Vendor Tiongkok secara cepat muncul sebagai pasar wearable yang paling cepat pertumbuhannya, menarik perusahaan ingin berkompetisi dalam sisi harga dan fitur.

Fitbit lagi-lagi masih menjadi produk favorit dengan market share terbesar meskipun sebenarnya market share Fitbit menurun jika dibanding kuartal sebelumnya. Vendor yang cukup rajin merilis produk baru yang menarik dan trendi ini market sharenya mengalami penurunan sebesar 10.6 persen, yakni dari 32.8 persen menjadi 22.2 persen meskipun di sisi kuantitas Fitbit mengapalkan produk dua kali lebih banyak, yakni sektar 4.7 juta unit. Hal ini tentunya tak mengherankan karena pertumbuhan pasarnya yang nyaris 200 persen, market share Fitbit yang dikenal dengan produk Fitbit Charge dan Fitbit Surge menyusut dari hampir sepertiga market share menjadi seperlima saja.

Sementara itu di posisi kedua ada Apple dengan market share sebesar 18.6 persen dimana posisi ini sudah bertahan sejak kuartal sebelumnya. Penjualan Apple Watch nampaknya cukup sukses setelah pada Q2 Apple berhasil mengapalkan sebanyak 3.6 juta unit smartwatch dan pada Q3 meningkat menjadi 3.9 juta unit.

Di posisi ketiga ada Xiaomi dengan piranti andalannyaMi Band,mendapat market share yang cukup memuaskan bahkan pertumbuhan piranti Xiaomi ini menjadi yang terbesar. Xiaomi berhasil meraih market share sebesar 17.4 persen atau naik 11.7 poin dengan kenaikan pengapalan dari 0.4 juta unit menjadi 3.7 juta unit di kuartal terakhir ini. Saat ini lebih dari 97 persen produk Xiaomi masih dipasarkan di negara asalnya, Tiongkok, sehingga bisa dipastikan bahwa masih banyak ruang ekspansi untuk vendor ini.

Sementara itu market share Garmin yang dikenal dengan sub-brand Vivo yang ditujukan untuk para atlet dan aktivitas outdoor lainnya turun sebesar 2.9 poin menjadi 4.1 persen. BBK yang muncul dengan satu produk Y01 yang merupakan smartwatch untuk anak-anak, berhasil masuk di lima besar dengan market share 3.1 persen. Di kuartal sebelumnya Samsung berada di posisi kelima, namun kini harus terlempar dari lima besar karena hanya berhasil menjual 100.000 unit pirantinya secara global.

IDC menekankan bahwa di samping pertumbuhan smartwatch yang tinggi, minat konsumen pada fitness tracker tidak menjadi surut. Hingga akhir kuartal 3 tahun 2015 ini, volume pengapalan untuk kedua kategori produk tersebut terus naik termasuk year over year.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…