Review Notebook Gaming: MSI GP62 2QE Leopard Pro

Reading time:
December 22, 2015

The Notebook

MSI GP62 2QE Leopard Pro Notebook

Walaupun tergolong produk notebook gaming kelas ekonomis, MSI GP62 2QE Leopard Pro tetap tampil menawan dengan desain bodi menawan dalam balutan warna hitam dominan dan garis merah tipis pada bagian tertentu. Notebook gaming ini memiliki ukuran bodi sebesar 38,8 x 26 cm untuk sisi panjang dan lebar dengan ketebalan 2,95 cm untuk sisi paling tipis dan 3,06 cm untuk sisi paling tebal. Dikombinasikan dengan bobot sebesar 2,9 kg (notebook + power adapter), MSI GP62 2QE Leopard Pro tidak terlampau memakan banyak tempat saat ditempatkan di dalam tas dan dapat dibawa kemanapun tanpa terlalu membebani pengguna.

MSI GP62 2QE Leopard Pro Front Side

MSI GP62 2QE Leopard Pro dilengkapi layar LCD LED berukuran 15,6 inci dengan permukaan matte alias tidak mengilap sehingga tidak memantulkan keadaan lingkungan sekitar. Penggunaan permukaan seperti itu tersebut tentu saja akan menambah kenyamanan pemakaian bagi penggunanya. Resolusi gambar maksimal adalah Full HD alias 1920 x 1080 piksel dengan tingkat refresh rate 60 Hz. Cukup disayangkan layar LCD tersebut masih menggunakan panel tipe TN (Twisted Nematic) sehingga reproduksi warna dan sudut penglihatan tidak sebaik jika menggunakan panel tipe IPS. Walaupun begitu layar tersebut akan menguntungkan pengguna jika membutuhkan privasi mengingat jika sudut penglihatan kurang tepat maka sulit melihat dengan jelas apa yang ditampilkan pada layar.

MSI GP62 2QE Leopard Pro Left Side

Melangkah pada sektor konektivitas, pada sisi kiri MSI GP62 2QE Leopard Pro dapat ditemukan satu port Kensington Lock, satu port RJ-45 (Ethernet/LAN), tiga port USB 3.0, satu port HDMI, satu port mini Display Port, microphone jack, dan headphone jack.

MSI GP62 2QE Leopard Pro Right Side

Sementara itu pada sisi kanan dapat ditemukan perangkat optical drive tipe DVD Writer, satu port USB 2.0, dan card reader.

MSI GP62 2QE Leopard Pro Keyboard & Touchpad

SteelSeries kembali mendapatkan kepercayaan sebagai pembuat perangkat keyboard pada MSI GP62 2QE Leopard Pro. Tidak tanggung-tanggung, perangkat keyboard tersebut hadir lengkap dengan tombol numpad (numeric keypad) dan menggunakan tuts tipe chiclet. Untuk MSI GP Series, perangkat keyboard tidak dilengkapi lampu backlight. Sementara itu komponen touchpad dengan dua tombol terpisah diletakkan sejajar dengan tombol spacebar dimana hal ini akan menambah kenyamanan saat mengetik. Tidak hanya itu, MSI juga memindahkan lokasi tombol “Windows” pada sisi kanan sehingga mencegah penekanan secara tidak sengaja pada saat bermain game.

MSI GP62 2QE Leopard Pro Buttons

Tepat pada sisi atas tombol numpad dapat ditemukan tiga tombol dengan fungsi untuk mengaktifkan mode Auto/Full Speed untuk kipas pendingin notebook (kiri), menjalakan aplikasi Dragon Gaming Center, dan power on/off (kanan).

MSI GP62 2QE Leopard Pro Indicator Lamps

Tepat pada sisi depan bawah di dekat komponen touchpad dapat ditemukan sejumlah lampu indikator untuk menunjukkan aktivitas sejumlah komponen notebook.

MSI GP62 2QE Leopard Pro Exhaust Ventilation

Panas dari komponen prosesor dan graphics card dialirkan melalui heatpipe tembaga menuju sirip-sirip heatsink yang terletak dibalik lubang ventilasi pada sisi belakang notebook. Satu buah kipas tipe blower membantu proses pembuangan panas dari sirip-sirip heatsink menuju udara bebas. Penempatan ventilas udara keluar pada sisi belakang membuat tangan pengguna, baik kidal atau normal, tidak terpapar udara panas pada saat menggunakan perangkat mouse.

MSI GP62 2QE Leopard Pro Bottom Side

Sejumlah besar lubang ventilasi tempat udara segar masuk ke dalam notebook ditempatkan pada sisi bawah. MSI menempatkan empat buah speaker pada sisi depan notebook, pada sisi kanan dan kiri komponen lampu indikator.

MSI GP62 2QE Leopard Pro Power Adapter

Unit power adapter alias external power supply pada MSI GP62 2QE Leopard Pro  memiliki kemampuan menyuplai daya ke notebook hingga sebesar 120 Watt.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Warna…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Bodi HyperX OMEN 16 Valorant Edition Form Factor Clamshell atau…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

Bodi Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Form Factor…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Bodi Zyrex D-Tech Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material…

Gaming

August 11, 2026 - 0

Zelda Breath of the Wild Disulap Menjadi Game VR via BetterVR Mod

Mod BetterVR berhasil mengubah Zelda Breath of the Wild menjadi…
August 11, 2026 - 0

Nintendo Akhirnya Resmi Masuk Indonesia

Nintendo akhirnya secara resmi membawa dukungan untuk Switch dan Switch…
August 11, 2026 - 0

Pemilik Razer Blade 18 Temukan Cacat Pada Sistem Pendingin Laptop Miliknya

Pemilik laptop gaming Razer Blade 18 melaporkan adanya cacat pada…
August 11, 2026 - 0

Varian Baru NVIDIA RTX Spark Berpeluang Tingkatkan Gaming di Laptop ARM

Berkat temuan 2 varian baru untuk NVIDIA RTX Spark di…