Layanan Picasa Berakhir 1 Mei 2016

Author
Cerira
Reading time:
February 15, 2016
picasa_logo

Google mengumumkan akan menghentikan layanan photo sharing Picasa pada 1 Mei 2016 mendatang. Para pengguna Picasa sendiri dihimbau untuk memindah file foto yang disimpannya di Picasa ke Google Photos. Picasa sendiri merupakan layanan berbagi foto yang diakuisisi Google pada bulan Juli 2004. Layanan gratis berbasis awan ini bisa digunakan para pengguna dunia maya untuk menyimpan dan berbagi foto kepada rekan-rekan mereka.

Layanan Picasa ini secara resmi akan berakhir pada 1 Mei 2016 mendatang. Sebelum tanggal 1 Mei 2016, layanan Picasa Web Albums dan Picasa Web Albums Data API masih bisa digunakan secara normal dan mulai tanggal 1 Mei pengguna hanya akan bisa menonton koleksi foto mereka. Sedangkan bagi para developer juga akan mengalami dampak serupa dimana mereka juga akan kehilangan beberapa fungsi API.

Para pengguna Picasa memang dianjurkan untuk memindah konten mereka ke Google Photos. Jika sudah dipindah ke Google Photos, maka pengguna bisa melakukan pengaturan terhadap koleksi fotonya, dari mengupload, mengorganisir, mengedit dan membaginya. Namun jika penngguna Picasa tidak mau menggunakan Google Photos, maka Google sudah menciptakan sebuah tempat yang baru bagi pengguna Picasa untuk bisa mengakses data Picasa Web Albums mereka. Di tempat baru ini pengguna bisa menonton, mendownload atau menghapus data Picasa Web Albumsnamun mereka tidak akan bisa membuat, mengorganisir atau mengedit album tersebut.

Jika untuk piranti mobile Picasa baru akan dihentikan pada 1 Mei, maka untuk aplikasi desktop akan dihentikan Google lebih cepat, yakni pada 15 Maret. Namun jika pengguna memiliki sofftware maka layanan Picasa masih bisa digunakan hanya saja tidak akan bisa mendapatkan update lagi.

Alasan Google menghentikan layanan Picasa sendiri disebutkan adalah dalam rangka untuk memfokuskan hanya pada satu layanan foto saja, yakni di Google Photos. Google juga menambahkan bahwa dengan fokus pada layanan yang menghadirkan lebih banyak fungsi dan berjalan baik di piranti mobile maupun desktop dibanding jika membagi ke dua produk yang berbeda, Google bisa menciptakan pengalaman yang jauh lebih baik kepada para penggunanya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…

Gaming

August 1, 2026 - 0

Zelda: Ocarina of Time Berhasil Berjalan Native di iPadOS

Developer memanfaatkan AI untuk membawa Zelda: Ocarina of Time berjalan…
August 1, 2026 - 0

Steam Machine Tambahkan Support AMD FSR 4.1 Demi Tingkatkan Kualitas Visual

Valve menghadirkan FSR 4.1 ke Steam Machine, teknologi visual AMD…
July 31, 2026 - 0

Clair Obscur Versi Switch 2 Sulit Terwujud Akibat Gunakan Unreal Engine 5

Sandfall menyebut Unreal Engine 5 bantu mewujudkan Clair Obscur: Expedition…
July 31, 2026 - 0

Apacer Prediksi Pasokan DRAM Anjlok 70% di 2027 & Naikkan Harga Hardware Gaming

Apacer prediksi pasokan DRAM turun 70% pada 2027 akibat AI,…