Masyarakat AS Makin Khawatir Akan Privasi di Internet

Reading time:
May 17, 2016

Kecanggihan Internet dalam mengakses informasi dengan sangat cepat membuat segalanya berubah, bahkan hanya dari perangkat yang kita genggam, kita bisa melakukan berbagai hal kapan saja dan di mana saja. Kemudahan ini bisa disebut sebagai salah satu kebutuhan pokok manusia saat ini. Namun, di balik semua hal tersebut, satu ketakutan akan Internet mulai muncul ke permukaan, yaitu terkait privasi di dunia yang seakan tanpa batas tersebut.

Inet 2
Penelitian yang dilakukan dari pihak National Telecommunications Administration di Amerika Serikat yang mengambil data lebih dari 41.000 keluarga di AS melalui survei menemukan fakta baru yang menarik. Lebih dari separuh menyatakan bahwa mereka khawatir terkait masalah privasi ketika menjelajah dunia maya. 29 % koresponden menyatakan mereka masih belum sepenuhnya yakin untuk transaksi perbankan online. 26% mengatakan bahwa sudah menghindari belanja online. 19% lainnya menyatakan sudah menghindari interaksi sosial terkait topik-topik sensitif.

Hal yang menarik adalah ketika koresponden ditanya tentant apa yang paling ditakuti ketika menggunakan Internet, 63% menjawab pencurian identitas. 45% lagi mengutarakan ketakutan tentang pencurian kartu kredit yang biasa digunakan pada transaksi online. Faktor lain yang menjadi penyebab ketakutan adalah kebijakan pemerintah yang memang memata-matai pengguna Internet.

Perlu diketahui, yang membuat resah pengguna Internet di AS adalah pencurian identitas saat ini bukan lagi sekedar mengambil hal vital, sepeyi PIN atau password akun. Pada era ini, pencurian data juga melibatkan nama si pengguna dan foto di media sosial, berikut alamat dan identitas lainnya yang rata-rata mudah dilihat. Terkadang, data-data ini digunakan pihak ketika untuk hal-hal yang tidak baik.

Inet
Apakah privasi di Internet sudah begitu mengkwatirkan sehingga banyak orang mulai khawatir? Apakah privasi pengguna bisa tetap dijaga di kala berselancar di dunia maya? Rafi Goldberg yang  bertugas menganalisa data di NTIA berkomentar, “Internet pastinya akan berkembang, berikut juga bisnis yang menyertainya. Pengguna harus mempunyai kepercayaan bahwa data mereka digunakan sebatas yang diperlukan saja, tidak untuk hal yang negatif”. Sementara, Andy Mulcahy yang menjabat salah satu editor bisnis retail di Inggris menyebutkan, “faktor bisnis kadang dilupakan dalam dunia Internet, karena pada faktanya memang sektor bisnis membutuhkan data dari pengguna dan mereka mengambilnya tanpa ijin. Di sini, yang diperlukan adalah transparansi, sehingga pengguna mengetahui bahwa data mereka dipakai hanya seperlunya saja”.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 27, 2026 - 0

Emulator Xbox 360 Ditemukan di Fitur Backward Compatibility PC

Emulator Xbox 360 ditemukan di Xbox Backward Compatibility PC, memicu…
July 24, 2026 - 0

Philips Perkenalkan Monitor Gaming 4K QD-OLED 165 Hz

Philips meluncurkan monitor gaming Evnia 32M2N6901A dengan panel 4K QD-OLED…
July 24, 2026 - 0

Acer Predator Atlas 8 Ungkapkan Harga yang Sulit Dijangkau

Acer mengungkap harga Predator Atlas 8 mulai US$1.340 hingga hampir…
July 24, 2026 - 0

Valve Perbarui Wishlist & Gift Steam Menjadi Lebih Pintar

Valve memperbarui Steam dengan Wishlist yang lebih pintar serta sistem…