ASUS Luncurkan Chromebook Flip C100PA dan C201PA

Reading time:
June 28, 2016

Akhirnya, ASUS meluncurkan Chromebook-nya di Indonesia. Kedua Chromebook ini hadir dengan harga yang cukup menarik untuk pasar Indonesia.

ASUS C100PA (5)

Chrome OS mungkin bukanlah OS yang lazim digunakan, terutama di Indonesia. Sementara itu, Chromebook mungkin masih merupakan kategori notebook yang asing. Akan tetapi, Chromebook (Notebook yang menggunakan Chrome OS) adalah bentuk komputer yang sudah sangat popular di Negara berkembang seperti Amerika Serikat dan beberapa Negara Eropa lainnya.

ASUS C100PA (7)

Chromebook pada umumnya digunakan di kalangan pelajar dan menjadi andalan sektor pendidikan di luar negeri sana. Harga murah dan kemudahan pakai menjadi alasannya. Sementara itu, di kalangan perkantoran pun Chromebook kini kian dikenal karena keamanannya terhadap virus dan malware lainnya. Uniknya, berbeda dengan persepsi di awal, Chromebook masa kini sudah memiliki banyak fitur offline dan tidak harus bergantung pada Internet untuk dapat dioperasikan.

ASUS C100PA (8)

ASUS sudah sejak lama menyediakan produk Chromebook di pasaran. Akan tetapi, ini adalah pertama kalinya ASUS mengumumkan peluncuran Chromebook di Indonesia. Mari kita telaah sedikit mengenai kedua Chromebook yang diluncurkan  pada tanggal 28 Juli 2016 ini.

ASUS C100PA (1)

C100PA: Chromebook “2in1” Pertama di Dunia

Ini adalah Chromebook pertama yang bisa berubah bentuk dari clamshell standar menjadi tablet. ASUS C100PA sudah dilengkapi dengan Corning Gorilla glass untuk melindungi layar sentuhnya. Sementara itu layar ini juga dijanjikan tidak menghasilkan pantulan layar yang berlebihan. Untuk daya tahan baterainya, ASUS menjanjikan ketahanan pakai hingga 9 jam.

ASUS C100PA (2)

Dari sisi spesifikasi dasarnya, ASUS C100PA sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Chromebook lainnya. Hal yang menarik bagi kami adalah RAM yang besar (4GB) dan penggunaan prosesor yang berbeda dari biasanya. RAM besar ini adalah hal yang tidak umum untuk Chromebook dengan harga terjangkau. Sementara itu, prosesor Rockchip yang digunakan juga bukan prosesor yang umum karena menggunakan arsitektur ARM. Memang, untuk Chromebook umumnya prosesor berbasis x86 seperti Intel Celeron akan menjamin performa lebih tinggi. Akan tetapi, penggunaan prosesor ARM akan membuat daya tahan baterainya lebih baik.

 

C201PA: Versi Klasik yang Lebih Terjangkau

Berbeda dengan ASUS C100PA yang hadir sebagai fenomena unik, C201PA datang dengan menyuguhkan bentuk klasik. Ukuran layar otomatis lebih besar, resolusinya pun lebih baik. Sementara itu spesifikasi internalnya benar-benar sama dengan C100PA. Jangan berharap layarnya bisa diputar dan berubah menjadi tablet. Akan tetapi, Chromebook yang satu ini sudah dilengkapi dengan port LAN 10/100/1000.

C201PA (1) C201PA (2)

 

Kehadiran kedua Chromebook dari ASUS ini membawa angin segar bagi mereka yang menginginkan komputer yang berbeda. Bukan MacOS, dan bukan Windows.

ASUS C100PA (4)

ASUS C100PA

CPU: Rockchip 3288-C Quad Core 1,8 GHz
RAM: LPDDR3 4GB
Storage: eMMC 16GB
Display: 10,1”, 1280×800
I/O: 2x USB 2.0, 1x micro HDMI, 1 x card reader, 1x Audio jack
Konektivitas: WLAN 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.0
Bobot: 890 gram
Dimensi: 287mm x 194mm x 17.9mm
Baterai: 2 Cell, 31 WHrs
Warna: Silver
MSRP: Rp 4.199.000

 

ASUS C201PA

CPU: Rockchip 3288-C Quad Core 1,8 GHz
RAM: LPDDR3 4GB
Storage: eMMC 16GB
Display: 11,6”, 1366×768
I/O: 2x USB 2.0, 1x micro HDMI, 1 x card reader, 1x Audio jack
Konektivitas: WLAN 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.0, LAN 10/100/1000
Bobot: 980 gram
Dimensi: 287mm x 194mm x 17.9mm
Baterai: 2 Cell, 38 WHrs
Warna: Navy Blue, Pearl White
MSRP: Rp 3.399.000

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…
September 3, 2026 - 0

Review Acer Aspire 7 Pro: Kok Bisa Spek Segini Cuma Rp 13 Jutaan?

Hari gini nyari laptop high performance pada mahal semua? Eits…
September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Kalian harus tahu kalau selain “Core Ultra Series 3”, Intel…

Gaming

September 11, 2026 - 0

Komponen Disc Drive Alami Kelangkaan, Ancam Hilangnya Perangkat di Masa Depan

Kelangkaan komponen optical drive mengancam dukungan disc drive eksternal pada…
September 11, 2026 - 0

PHYSINT Resmi Pindah Menjadi Game Eksklusif di Xbox

Xbox mengambil alih publishing PHYSINT dari PlayStation setelah Sony mundur…
September 11, 2026 - 0

PowerA Luncurkan Dua Aksesoris Switch 2 Bertema Legend of Zelda

PowerA menghadirkan controller dan case bertemakan Zelda Tears of the…
September 11, 2026 - 0

Nintendo Direct September 2026 Dipenuhi Game Besar untuk Switch 2

Nintendo Direct September 2026 hadirkan 57 game untuk Switch 2,…