Apakah Jaringan 2G di Indonesia Harusnya Dimatikan Saja?

Reading time:
March 1, 2017
Apakah Jaringan 2G di Indonesia Harusnya Dimatikan Saja?

Tidak, bukan karena di jaringan 2G di Barcelona sudah dimatikan. Jumlah pengguna jaringan selular di Barcelona tidak bisa bersaing dengan Jakarta. Ada beberapa hal yang membuat kami memikirkan masalah tersebut.

1. Kapasitas jaringan 2G yang jauh lebih kecil

Kami tidak memperoleh data mengenai perbandingan kapasitas jaringan 2G ke 4G. Hal ini dikarenakan utilisasi jaringan bisa berbeda-beda, jadi jawabannya pun akan beragam. Jaringan yang mengutamakan kecepatan bisa kekurangan jumlah pengguna per tiang antenanya. Akan tetapi, sebagai acuan sederhana, peningkatan dari 4G ke 5G diperkirakan akan meningkatkan kapasitas jaringan sekitar 3X lipat. Jadi, mematikan jaringan 2G akan mengijinkan band yang tadinya digunakan untuk dipakai pada jaringan 3G atau 4G (atau bahkan disiapkan untuk 5G) yang jauh lebih efisien dan bisa menjangkau jumlah pengguna lebih banyak. Oh ya, buat yang protes, lebih baik 2G/3G saja ketimbang 4G karena jaringan 4G itu langka. Salah satu penyebabnya adalah dipertahankannya jaringan 2G, lho.

Screenshot_20170228-164534

2. Penggunaan Internet yang sangat luas dan 4G yang kian murah

Internet sudah menjadi hal yang sangat penting saat ini. Tidak, bukan hanya untuk “orang berduit” saja. Perdagangan sudah mulai berubah dari berjualan secara fisik ke arah berjualan online. Keamanan transaksi online pun sudah kian baik. Bahkan pedagang dengan modal kecil pun akan bisa diuntungkan dengan kondisi Internet yang lebih baik. Paket konektivitas 4G pun kini sudah tergolong sangat terjangkau. Sebagai contoh, XL menyediakan paket 4G 12GB sebulan dengan harga Rp 59.000. 2G tidak bisa menyuguhkan Internet dengan kecepatan tinggi dan harga terjangkau untuk mendukung beragam aktivitas tersebut.

3. 5G akan segera datang

5G akan membuka peluang baru dalam penggunaan Internet. Karena 5G bukan sekadar menawarkan kecepatan lebih tinggi. Latency yang rendah membuat pengendalian perangkat seperti drone, kendaraan, dan mesin pabrik dapat dilakukan secara remote dari jarak jauh. Tentu saja, kecepatan yang super tinggi tersebut akan mengubah pola hidup ke arah yang lebih baik juga. Meeting akan lebih mudah dilakukan dengan lancar dengan bantuan Internet, dan tanpa perlu berkendara melintasi kemacetan kota yang sangat membuang waktu dan uang. Salah satu cara agar 5G dapat diimplementasi dengan mudah adalah dengan “mengambil” band yang tadinya digunakan untuk 2G.

IQ100 - 03

4. Hadirnya ponsel (feature phone) 4G murah

Di booth Qualcomm di MWC 2017, Barcelona, kami menemukan ponsel buatan Indonesia (produksi PT TSM). Ponsel ini masih berbentuk candy bar namun sudah bisa menggunakan jaringan 4G. Menurut pihak Qualcomm, harganya diperkirakan di kisaran 500 ribu Rupiah saja. Saat ponsel 4G sudah menjadi sangat terjangkau dan bisa mengatasi masalah orang-orang yang tidak terbiasa dengan layar sentuh, rasanya tidak ada alasan untuk membeli ponsel 2G, bukan?

 

Pada akhirnya, apakah 2G akan dihapuskan atau tidak, tentu bergantung pada kebijakan operator atau mungkin pemerintah. Akan tetapi, melihat 4 poin di atas, kami bisa mengatakan bahwa jika 2G akan dimatikan secara perlahan, rasanya itu hanya untuk mencapai kondisi telekomunikasi yang lebih baik. Lagipula, sudah akan tersedia perangkat yang bisa menggantikan ponsel 2G murah yang ada sekarang, bukan?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…
October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…

Gaming

October 25, 2026 - 0

8BitDo Ultimate 3E Resmi Rilis Dengan TMR dan Tombol Modular untuk Xbox

8BitDo rilis controller kelas premium Ultimate 3E di Eropa, dengan…
October 25, 2026 - 0

Petisi #SaveMassEffect Dapat Dukungan Besar Guna Selamatkan Franchise

Petisi #SaveMassEffect berhasil mengumpulkan puluhan ribu tanda tangan setelah BioWare…
October 25, 2026 - 0

Philips Evnia 36M4C5500P Bawa Ultrawide 36 Inci & Refresh Rate 260Hz

Philips Evnia 36M4C5500P tampilkan monitor gaming dengan layar ultrawide 36…
October 25, 2026 - 0

CORSAIR Rilis Lini Periferal Cyberpunk 2077 & Edgerunners 2

CORSAIR dan CD PROJEKT RED luncurkan koleksi periferal Arasaka White…