NVIDIA BFGD: Layar Lebar dengan Kenyamanan Ekstra untuk Gaming

Reading time:
January 12, 2018

Sesaat sebelum CES 2018 resmi digelar, NVIDIA menggelar sebuah acara di Las Vegas untuk memberikan ganbaran apa yang akan mereka bawa di acara akbar ini tahun ini. Saat itu, Jen-Hsun Huang, CEO NVIDIA, sempat menyinggug suatu hal yang disebut sebagai BFGD. Saat kami hadir di arena pameran NVIDIA, baru kami melihat wujud asli dari BFGD tersebut: monitor gaming ekstra besar dengan teknologi menarik!

ASUS ROG Swift PG65
BFGD ASUS ROG Swift PG65

Layar Besar Khusus untuk Gaming

BFGD ini merupakan hasil kerja sama NVIDIA dengan partner mereka, seperti Acer, ASUS, dan HP, yang memang juga dikenal sebagai produsen monitor di kelas gaming. Layar besar, ukuran 65″, menjadi hal menarik pertama yang ditawarkan BFGD. Namun, bukan itu saja hal menarik dari BFGD, melainkan juga teknologi dan fitur yang diusungnya.

Layar BFGD hadir dengan dukungan NVIDIA G-Sync, dengan refresh rate hingga 120 Hz. Hal ini memungkinkan gamer mendapatkan tampilan bebas screen tearing, yang tentu saja akan menjamin pengalaman yang lebih baik dalam bermain game, tentunya dengan PC berbasis GPU NVIDIA. Selain itu, layar BFGD juga menawarkan resolusi tinggi, 4K UHD, dengan dukungan tampilan HDR, full-array direct backlight, serta ultra low latency. Semua hal itu menjamin kualitas tampilan yang sangat baik, yang akan bisa ditawarkan oleh layar gaming ini.

Juga Usung NVIDIA Shield

Satu hal menarik yang juha ditawarkan di dalam BFGD, layar tersebut mengusung pula NVIDIA Shield! Ya, NVIDIA langsung menanamkan NVIDIA Shield ke dalam monitor gaming, sehingga pengguna pun bisa mendapatkan kapabilitas streaming dan dukungan beragam konten, seperti dari YouTube dan Netflix, di satu layar tersebut. Menariknya, NVIDIA Shield di dalam BFGD ini juga mendukung Google Assistant, karena menggunakan basis Android TV.

Hadir dari Partner NVIDIA

Setidaknya, akan ada tiga partner dari NVIDIA yang akan menawarkan produk BFGD ini. Ketiganya tentu saja adalah perusahaan yang terlibat juga di dalam pengembangan BFGD, tidak lain adalah Acer, ASUS, dan HP. Sayangnya, produk akhir dari ketiganya tampaknya baru akan siap beberapa bulan lagi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…
September 3, 2026 - 0

Review Acer Aspire 7 Pro: Kok Bisa Spek Segini Cuma Rp 13 Jutaan?

Hari gini nyari laptop high performance pada mahal semua? Eits…
September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Kalian harus tahu kalau selain “Core Ultra Series 3”, Intel…

Gaming

September 13, 2026 - 0

HORI Umumkan Controller dan Aksesoris Switch 2 Bertema Zelda Ocarina of Time

HORI Japan menghadirkan controller dan aksesori resmi untuk Switch 2…
September 13, 2026 - 0

Nintendo Tambah Stok Switch 2 Edisi Zelda di Inggris Setelah Sold Out

Nintendo memastikan stok console Switch 2 edisi Zelda 40th Anniversary…
September 13, 2026 - 0

PHYSINT Tinggalkan Sony Diklaim Akibat Mahalnya Biaya Pengembangan

Sony diklaim ingin batalkan PHYSINT dan membuatnya pindah ke Xbox…
September 13, 2026 - 0

Pasar Headset VR Alami Penurunan Mendekati Jendela Rilis Steam Frame

Pasar headset VR global dilaporkan alami penurunan hingga 18% pada…